Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Terdorong Keyakinan Investor

Rabu, 4 Oktober 2017 | 12:44 WIB

Selain terkerek bursa regional, penguatan IHSG --melampaui rekor tertinggi yang dicapai pada 25 Agustus lalu di level 5,915.36-- terdorong oleh keyakinan investor di dalam negeri bahwa fundamental ekonomi nasional membaik, yang tercermin pada laju inflasi yang tetap rendah.  

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan awal pekan ini, pada September 2017 terjadi inflasi 0,13%, dengan inflasi tahun kalender (Januari-September) 2017 sebesar 2,66% dan inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) atau September 2017 terhadap September 2016 sebesar 3,72%.

 

Komponen inti pada September 2017 mengalami inflasi 0,35%, dengan inflasi komponen inti tahun kalender 2,51% dan inflasi komponen inti tahun ke tahun 3,00%. Dalam APBN-P 2017, asumsi inflasi dipatok 4,3%.

 

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG sempat melesat ke level 5.953,45 dan berfluktuasi di posisi 5.899,59. Saham- saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 naik 0,66%, indeks LQ45 menguat 0,51%, dan Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 0,68%. Dengan penguatan tersebut, IHSG sepanjang tahun berjalan menguat 12,13%.

 

Secara sektoral, saham-saham sektor pertambangan pada perdagangan kemarin menguat paling tajam sebesar 1,50%, disusul sektor industri aneka (0,81%), sektor perdagangan, jasa, dan investasi (0,66%), serta sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan (0,57%).

 

Selanjutnya sector keuangan (0,46%), sektor konsumsi rumah tangga (0,45%), sektor manufaktur (0,38%), serta sektor infrastruktur, utilisasi, dan transportasi (0,05%). Adapun sektor agrikultur serta sektor industri dasar dan kimia masing-masing melemah 1,14% dan 0,20%.

 

Selama tahun berjalan (ytd), sector keuangan yang ditopang saham-saham perbankan mencetak pertumbuhan paling tinggi sebesar 25,39%, diikuti sektor infrastruktur, utilisasi, dan transportasi (15,15%), sektor industry dasar dan kimia (14,93%), sektor konsumsi rumah tangga (9,55%), dan sektor manufaktur (8,41%).

 

Kemudian sektor perdagangan, jasa, dan investasi (7,95%) serta sektor pertambangan (3,42%). Adapun sektor agrikultur, sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan, serta sektor industri aneka masih minus masingmasing 5,14%, 3,43%, dan 2,02%. (az)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/marketandcorporatenews/peluang-ihsg-menuju-6000-makin-dekat/166088

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN