Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Dafam Property Listing, Emiten di BEI Jadi 573

Jumat, 27 April 2018 | 11:46 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan perdana saham PT Dafam Property Indonesia Tbk sebagai perusahaan ke delapan di tahun 2018 dengan kode perdagangan DFAM.

"Tercatatnya saham Dafam Property Indonesia itu menambah jumlah emiten di BEI menjadi sebanyak 573 emiten," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan bahwa aksi korporasi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) telah lama menjadi salah satu sarana bagi perusahaan untuk menggalang dana publik. Aksi korporasi itu juga memiliki banyak manfaat lainnya, diantaranya perusahaan dipandang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

"Selain itu, perusahaan juga memiliki akses yang lebih kuat terhadap sumber-sumber pendanaan dan pasar," katanya.

Untuk memaksimalkan manfaat-manfaat itu, lanjut dia, pihaknya berharap agar manajemen Dafam Property Indonesia dapat menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

"Semoga perusahaan properti ini dapat menambah semarak aktivitas di pasar modal domestik," katanya.

Dalam IPO, Dafam Property Indonesia melepas sebanyak 400 juta saham baru atau setara dengan 25% modal disetor senilai Rp115 per saham. Dengan demikian, perseroan meraih dana IPO sebesar Rp46 miliar.

Secara bersamaan, perseroan juga menerbitkan sebanyak 300 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp143 yang yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif dengan perbandingan empat saham baru berhak memperoleh tiga waran.

Direktur Utama Dafam Property Indonesia, Billy Dahlan mengemukakan bahwa sekitar 91,25% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian lahan dan selebihnya akan digunakan untuk modal kerja.

"Sedangkan dana yang diperoleh dari Pelaksanaan Waran Seri l seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha," katanya.

Dalam perdagangan perdana di BEI, saham DFAM bergerak menguat sebesar 69,56% menjadi Rp195 per saham, dibandngkan harga perdana Rp115 per saham. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN