Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rencana IPO Anabatic Technologies

Rencana IPO Anabatic Technologies

Target Dana Rp 262,44 Miliar, Anabatic Realisasikan 'Rights Issue' Pekan Depan

Kamis, 3 Oktober 2019 | 15:21 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id -  PT Anabatic Technologies (ATIC) Tbk akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD) atau right issue sebanyak 291,6 juta saham. Harga rights issue dilepas pada harga Rp 900 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 262,44 miliar.

Berdasarkan prospektus, aksi korporasi tersebut rencananya digelar pada 11 Oktober setelah disetujui oleh para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 14 Agustus 2019.

“Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia dilaksanakan pada 11 Oktober 2019. Sementara periode perdagangan akan dimulai dari 11-18 Oktober 2019 ,” jelas manajemen perseroan dalam keterangan resminya.

Nantinya satu dari beberapa pemegang saham perseroan PT Artha Investama Jaya akan mengalihkan seluruh HMETD atau sebanyak 103,32 juta saham kepada TIS Inc yang juga bertindak sebagai pembeli siaga. Tis Inc wajib membeli seluruh sisa saham baru apabila setelah pemesanan tambahan dari para pemegang HMETD masih terdapat sisa saham baru.

Jika setiap pemegang saham Anabatic masing-masing merealisasikan haknya dalam rights issue ini, kecuali PT Artha Investama Jaya yang telah mengalihkan HMETD miliknya kepada TIS, komposisi kepemilikan saham perseroan akan berubah menjadi Artha Investama Jaya 30,66%, Tis Inc 35,28%, Handoko Anindya Tanuadji 12,62%, PT Sam Investama 6,40%, dan masyarakat 15,04%. Namun, apabila ada pemegang saham lama tidak melaksanakan haknya, akan terjadi dilusi efek maksimum 13,46%.

Manajemen perseroan menjelaskan, dana hasil PUT II akan digunakan untuk peningkatan penyertaan saham di PT Computrade Technology International (CTI). “Sebesar Rp 248.62 miliar akan digunakan untuk peningkatan pemilikan perseroan sebanyak 87.750 saham CTI yang merupakan 29,2500% saham CTI. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan diantaranya untuk mendanai kegiatan operasional perseroan,” tulis manajemen Atic.

Hingga semester I 2019, perseroan membukukan kenaikan laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk meningkat sebesar 46,34% menjadi sebesar Rp 18,miliar, dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 12,3 miliar. Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan sebesar pendapatan sebesar 21,03% menjadi Rp 2,82 triliun, dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 2,33 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN