Menu
Sign in
@ Contact
Search
Aktivitas Pasar Global

Aktivitas Pasar Global

Fokus Pasar: Tertuju Kesepakatan Dagang AS dengan Tiongkok

Senin, 28 Okt 2019 | 08:51 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Tiongkok dikabarkan telah merampungkan teks kesepakatan fase pertama dari perjanjian perdagangan Amerika Serikat dengan Tiongkok. Salah satunya adalah konsensus bidang pertanian. Sedangkan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat juga dikabarkan sudah menyelesaikan bagian dari fase pertama perjanjian perdagangan akhir pekan lalu.

Perampungan kesepakatan pertama tersebut disampaikan Liu He, Robert Lighthizer, dan Steven. Mereka menyebutkan bahwa para negosiator sepakat untuk menyelesaikan permasalahan kesepkatan fase pertama ini dan mengkonfirmasi bahwa hal teknis dari perjanjian teks tersebut pada dasarnya sudah selesai.

Pejabat AS mengatakan tahap pertama perjanjian itu nantinya mencakup komitmen tentang kekayaan intelektual dan ketentuan mengenai mata uang. Tiongkok juga diperkirakan melanjutkan pembelian produk pertanian AS. Dari pihak Trump sendiri juga mengatakan bahwa akan menandatangani fase pertama dari perjanjian perdagangan dengan Tiongkok pada KTT Ekonomi Asia Pasifik pada 16 – 17 November di Santiago, Chili.


Pilarmas Sekuritas mengatakan adanya kemajuan kesepakatan fase pertama akan menjadi sentimen positif bagi pasar. "Namun patut diingat, kata kata jangan terlalu banyak berharap juga masihakan terus menghantui,sampai kedua belah pihak bersedia untuk menandatangani hitam di atas putih," ujar Pilarmas dalam keterangan resimnya di Jakarta, (28/10).

Terkait para pejabat dari The Federal Reserve (The Fed) memberikan indikasi pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan pada akhir bulan ini. Pilarmas Sekuritas mengatakan bahwa sebagian besar orang menilai bahwa pemangkasan tingkat suku bunga The Fed akan terjadi pada pekan ini, sehingga tingkat suku bunga The Fed akan berada pada kisaran 1.5% - 1.75%. Sejauh ini The Fed telah menurunkan tingkat suku bunga sebanyak 2x tahun ini, yaitu pada bulan July dan September. Meskipun sejauh ini penggangguran di Amerika tetap rendah dan belanja konsumen cukup solid, ketidakpastian global masih akan terus menghantui, perang dagang antara Amerika dengan Tiongkok, dan inflasi yang masih dibawah target.

"Pertanyaan berikutnya adalah apakah pemotongan tersebut akan terus berlanjut? Apabila The Fed merasa keyakinannya akan pemangkasan tingkat suku bunga The Fed akan mendorong pertumbuhan ekonomi Amerika dirasa cukup, maka pemangkasan akan berhenti, Penantian pidato dari Powell juga akan menjadi sorotan bagi pelaku pasar nanti, khususnya terkait dengan kebijakan The Fed kedepannya." papar Pilarmas Sekuritas.
 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com