Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jajaran direksi Anabatic berfoto bersama usai Public Expose di Jakarta, hari ini.

Jajaran direksi Anabatic berfoto bersama usai Public Expose di Jakarta, hari ini.

Anabatic Optimistis Raup Laba Rp 86 Miliar Hingga Akhir Tahun

Kamis, 28 November 2019 | 14:54 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) tetap mempertahankan tarrget penjualan dan laba bersih masing-masing Rp 6,1 triliun dan Rp 86 miliar hingga akhir tahun. Meski realisasi kinerja keuangan hingga kuartal III masih rendah.

Hingga kuartal III-2019, perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 6% menjadi Rp 3,94 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai Rp 3,73 triliun. Sedangkan laba bruto mencapai Rp 629 miliar, naik 9% dari laba perolehan periode sama tahun laluRp 575 miliar.

Namun laba bersih periode berjalan justru turun sebesar 59% menjadi Rp 7 miliar, dibandingkan hingga kuartal III-2018 senilai Rp 17 miliar. “Penurunan laba ini disebabkan oleh perluasan bisnis kami ke fintech,” ujar Direktur Perseroan Lie David Limina saat public expose, di Jakarta, Kamis (28/11).

Sementara itu, Presiden Direktur perseroan Harry Surjanto Hambali mengungkapkan, perseroan optimistis meraup penjualan senilai Rp 6,1 triliun dan laba bersih sebanyak Rp 86 miliar hingga akhir tahun ini. “Kami mengharapkan target pencapaian ini bisa tercapai hingga akhir tahun,” ujarnya.

Terkait penyerapan belanja modal (capital expenditure/capex), dia mengatakan, perseroan telah memanfaatkan sebesar Rp 50 miliar untuk membiayai akuisisi hingga kuartal III-2019 dari total anggaran tahun ini Rp 150 miliar. “Kami telah megakuisisi 3 perusahaan fintech dan mengembangkan 1 fintech tahun ini,” ujarnya.

Saat ini, dia mengungkapkan, emiten berkode saham ATIC ini sedang mengembangkan bisnis terbaru, yakni fintech dengan nama IKI. IKI merupakan produk layanan dari anak perseroan di bidang fintech yang melayani PPOB (Payment Point Online Banking), pengiriman uang, dan peer to peer lending untuk UMKM.

Perseroan sebelumnya telah mengumumkan rencana penambahan modal dengan memesan efek terlebih dahulu atau right issue. Perseroan melepas sebanyak 291,6 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 900, sehingga jumlah dana yang diraup sebesar Rp 262,44 miliar.

Manajemen Anabatic menyebutkan bahwa PT Artha Investama Jaya selaku salah satu pemegang saham mengalihkan seluruh HMETD atau sebanyak 103.32 juta saham kepada TIS Inc. Selain itu dalam pelaksanaan right issue ini, TIS Inc bertindak sebagai pembeli siaga. Tis Inc wajib membeli seluruh sisa saham baru yang tidak dieksekusi.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN