Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pradiksi Gunatama menggelar IPO saham dengan perolehan dana Rp 103,5 miliar pada Juli 2020. Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi

Pradiksi Gunatama menggelar IPO saham dengan perolehan dana Rp 103,5 miliar pada Juli 2020. Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi

2021, Pradiksi Gunatama Optimistis Raih Pendapatan Rp 698 Miliar

Senin, 26 April 2021 | 13:07 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) optimistis kinerja pada 2021 ini lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020. Perseroan yang menargetkan pendapatan Rp 698 miliar pun berencana untuk menjalankan sejumlah rencana bisnis untuk mendukung optimisme tersebut.

Corporate Secretary Pradiksi Gunatama, Muhammad Reza mengatakan, perseroan pada tahun ini menargetkan perolehan pendapatan Rp 698 miliar dengan laba bersih mencapai Rp 16 miliar.

“Kami optimistis tahun ini lebih baik. Hal ini sejalan dengan realisasi pencapaian penjualan sampai dengan Maret 2021 yang telah memperoleh Rp 173 miliar, atau tumbuh lebih dari 12% dibandingkan tahun lalu,” ujar Reza kepada Investor Daily, baru-baru ini. 

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, perseroan akan menjalankan sejumlah strategi, di antaranya mengaplikasikan pemupukan 100% dari normal untuk menunjang pertumbuhan produksi tanda buah segar (TBS). Perseroan juga akan memanfaatkan belanja modal, terutama untuk penunjang produksi TBS.

“Beberapa di antaranya juga untuk perbaikan infrastruktur jalan, terutama untuk jalan akses pengiriman TBS ke mill, sehingga target produksi TBS kebun inti tahun ini diharapkan tumbuh 44% dari tahun lalu,” imbuhnya.

Perseroan juga akan memaksimalkan kapasitas olah pabrik 60 ton per jam, atau setara dengan 1.200 ton TBS per hari dengan rendemen ditargetkan sebesar 22,5%, sehingga target penjualan CPO 81 ribu ton maupun kernel 14.400 ton dapat tercapai. 

Reza melanjutkan, belanja modal (capital expenditure/capex) yang dianggarkan perseroan pada tahun ini Rp 15 miliar dengan sumber pendanaan berasal dari sisa laba penjualan CPO dan kernel.

Anggaran belanja modal tersebut juga akan digunakan oleh perseroan untuk melanjutkan pembangunan rumah karyawan, kantor perusahaan, jetty, serta perbaikan infrastruktur jalan dan perawatan tanaman belum menghasilkan (TBM).

IPO 2020

Sebagai informasi, Pradiksi Gunatama pada tahun 2020 mengantongi dana segar Rp 103,5 miliar dari aksi Initial Public Offering (IPO). Perseroan melepas 900 juta saham kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 115 per saham. 

Berdasarkan data dari PT Investindo Nusantara Sekuritas, pada masa IPO, tecatat sebanyak 1.860 investor melakukan pemesanan saham perseroan. Dari total tersebut, 211 juta lebih saham merupakan permintaan yang berasal dari pooling allotment yang mencerminkan kelebihan permintaan 23,54 kali, atau secara keseluruhan terjadi oversubscribed 1,23 kali. 

Perseroan didirikan tahun 1995. Saat ini, kegiatan usaha utama yang dilakukan adalah perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terpadu. Perseroan memiliki total perkebunan kelapa sawit 22.586 ha. Kebun yang berlokasi di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, seluas 12.869 ha dengan tanaman telah menghasilkan 11.669 ha (51,66%) dan TBM seluas 1.200 ha (5,31%).

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN