Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ciputra. Foto: IST

Ciputra. Foto: IST

Kuartal I, Ciputra Catat Pendapatan Turun 8,5%, Laba Bersih Terkoreksi 37,30%

Rabu, 30 November -0001 | 00:00 WIB

JAKARTA – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun hingga kuartal-I 2020 atau turun 8,53% dibanding periode sama tahun lalu Rp 1,64 triliun. Terkoreksinya pendapatan perseroan berimbas pada kinerja laba bersih yang turun 37,30% menjadi Rp 177,50 miliar dari sebelumnya Rp 283,10 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan, total pendapatan Ciputra masih ditopang oleh penjualan neto dari rumah hunian dan ruko yang tercatat sebesar Rp 779,75 miliar hingga Maret 2020, turun 11,23% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 878,42 miliar. Sedangkan, penjualan kantor meningkat 95,31% dari Rp 112,70 miliar menjadi Rp 220,12 miliar periode ini.

Selain itu, penjualan kavling berkontribusi sebesar Rp 41,24 miliar, turun 34,18% dibanding penjualan kavling kuartal I tahun lalu sebesar Rp 62,66 miliar. Adapun, penjualan apartemen terkoreksi dalam hingga 89,35% menjadi Rp 15,44 miliar, padahal penjualan apartemen pada periode sama tahun lalu tercatat sebesar Rp 145,01 miliar.

Manajemen Ciputra menyatakan, kegiatan operasional perseroan turut terpengaruh akibat timbulnya pandemi Covid-19 yang merebak sejak awal tahun 2020. Adapun, besarnya pengaruh dari pandemi tersebut masih belum dapat diprediksi, karena durasi penyebaran virus corona yang masih belum dapat dipastikan.

“Manajemen terus meninjau secara berkelanjutan operasi, likuiditas, dan sumber daya, serta melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan dampak dari situasi ini yang belum pernah dialami sebelumnya, terhadap bisnis kelompok usaha,” jelas manajemen perseroan dalam laporan keuangan, Senin (18/5). 

Di sisi lain, pendapatan usaha dari pihak ketiga mencatatkan sebesar Rp 453,27 miliar atau meningkat 1,19% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 447,93 miliar.

Beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat sebesar Rp 801,52 miliar, naik 1,13% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 792,53 miliar. Kenaikan beban pokok penjualan dan beban langsung memicu laba kotor perseroan menjadi sebesar Rp 708,32 miliar atau terkoreksi 17,07% dibanding laba kotor pada kuartal I-2019 sebesar Rp 854,20 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai Rp 37,87 triliun pada periode kuartal I-2020, meningkat 4,64% dibanding total aset perseroan pada Desember 2019 sebesar Rp 36,19 triliun. Total aset terdiri atas aset lancar sebesar Rp 19,65 triliun dan aset tak lancar sebesar Rp 18,21 triliun.

Editor : Elly Rahmawati (ely_rahmawati@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN