Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. IRilis data neraca perdagangan yang mengalami defisit pada Januari 2019 menjadi pemberat bagi pergerakan rupiah yang seterusnya turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dan masih berisiko melemah pada pekan depan ini. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Suasana galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. IRilis data neraca perdagangan yang mengalami defisit pada Januari 2019 menjadi pemberat bagi pergerakan rupiah yang seterusnya turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dan masih berisiko melemah pada pekan depan ini. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

213 Saham Melemah, IHSG Sesi I Ditutup Turun 0,44% di 6.217

Gora Kunjana, Jumat, 20 September 2019 | 12:13 WIB

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 213 saham melemah, membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat (20/9/2019) berbalik ke area negatif.

IHSG sesi pertama ditutup turun 0,44% atau 27,14 poin di level 6.217,33. Indeks kelompok saham unggulan LQ45 juga melemah 0,62% di 976,690.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 12.00, terpantau sebanyak 9,3 milian lembar saham diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 245.887 kali transaksi senilai toral Rp 3,4 triliun.

Indeks bergerak dengan level tertingginya di 6.256,822 dan terendah di 6.214,770. Sebanyak 129 saham berhasil menguat, 213 saham melemah, dan 144 saham stagnan.

Sejumlah sektor yang menyokong pelemahan indeks adalah sektor industri dasar yang turun 1,03%, disusul anke industri berkurang 0,59%, dan sekttor manufatur menyusut 0,66%.

Pelemahan indeks kali ini berlawan dengan prediksi para analis. Erdikha Elit Sekuritas memperkirakan indeks pada hari ini masih bergerak konsolidasi kecenderungan menguat dengan range pergerakan 6215 sampai 6290. Saham-saham yang dicermati investor untuk hari ini yaitu meliputi JPFA, FREN.

Reliance Sekuritas Indonesia menyebutkan secara teknikal IHSG terlihat terus menguji resistance sebagai konfirmasi menuju target penutupan gap dan MA200.

Indikator stochastic dan RSI memiliki pola reversal dengan goldencross pada area oversold dari Indikator Stochastic dan RSI bergerak bullish reversal momentum. Sehingga diperkirakan pergerakan IHSG masih dalam keadaan positif pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6200-6320.

Saham-saham yang masih dapat dicermati yakni; JPFA, GGRM, HMSP, PNBN, INTP, MAPI, ASII, TBIG.

Sedangkan Artha Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan hari ini dengan bergerak pada kisaran support 6.217-6.231 dan resistance 6.270-6.295. Secara teknikal indikator stochastic membentuk goldencross di sekitar area oversold mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA