Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produksi Tembaga

Produksi Tembaga

Tembaga Mulia Semanan Siap Bagikan Dividen Juli Mendatang

Senin, 15 Juni 2020 | 15:13 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) menetapkan dividen tahun buku 2019 sebesar US$ 955,08 ribu atau senilai US$ 0,00260 per saham. Aksi korporasi ini sesuia dengan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan perseroan yang diselenggarakan pada 11 Juni 2020.

Corporate Secretary Tembaga Mulia Semanan Rini Kustiningsih mengatakan, RUPST yang diselenggarakan pada Kamis lalu menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2019 sebesar US$ 955,08 ribu atau senilai US$ 0,00260 per saham dari penggunaan laba di tahun 2019 sebesar US$ 5,93 juta.

"Dengan ditetapkannya pembagian dividen untuk tahun buku 2019 tersebut, kini perseroan masih memiliki sisa sejumlah US$ 4,97 juta yang akan digunakan sebagai laba ditahan," ujar Rini dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (15/6).

Dividen tunai akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 23 Juni 2020 atau pemilik saham pereseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan 23 Juni 2020.

Sedangkan jadwal untuk pembagian dividen, cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi akan dilaksanakan pada 19 Juni-22 Juni 2020 dan di pasar tunai akan dilakukan pada 23 Juni-24 Juni 2020, dengan tanggal pembayaran dividen yang akan dilaksanakan pada 13 Juli 2020.

Sementara itu, baru-baru ini emiten yang bergerak di bidang usaha utama industri kawat tembaga telah melaksanakan kegiatan paparan publik. Dalam rangkaian acara ini, perseroan menyampaikan bahwa mengenai penyerapan belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun ini berada di kisaran angka biaya atau depresiasi.

Secara rinci pihaknya menjelaskan bahwa untuk tahun ini depresiasi sebesar US$ 1,3 juta. Namun, dengan adanya pandemi Covid-19, beberapa pengeluaran akan ditunda. Perseroan tengah melakukan penilaian kembali besaran belanja modal yang sesuai dengan kondisi saat ini.

Kemudian, terkait laba perseroan di kuartal I-2020, pihaknya mengalami penurunan laba sejumlah 63,11% atau menjadi US$ 452,76 ribu jika dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya yakni US$ 1,22 juta. Pihaknya mengatakan penurunan ini terjadi karena adanya banjir di awal tahun. Sehingga, biaya yang harus dikeluarkan untuk proses pemulihan setelah banjir sekitar US$ 800 ribu.

Lebih lanjut, mengenai top line dan bottom line, perseroan untuk saat ini belum bisa menyampaikan angka secara eksplisit. Pasalnya dalam kondisi saat ini, perseroan akan selalu patuh terhadap prosedur penanganan Covid-19, sehingga tetap dapat menjalankan kegiatan operasional secara efektif dan efisien sembari terus mengupayakan aksi penurunan biaya agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

Hingga kuartal I-2020 perseroan telah mencatatkan penurunan penjualan neto sebesar 17,30% atau menjadi US$ 133,85 juta dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya yang memperoleh sejumlah US$ 161,86 juta. Penurunan perolehan penjualan neto ini terdiri dari batangan dan kawat tembaga yang diperoleh sebesar US$ 124,48 juta dari semula US$ 142,03 juta dan batangan aluminium sebanyak US$ 9,36 juta dari sebelumnya US$ 19,83 juta.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN