Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi transaksi bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)

Ilustrasi transaksi bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)

Penggalangan Dana Emiten di Pasar Modal Capai Rp 39,6 Triliun

Kamis, 9 Jul 2020 | 09:38 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Nilai penggalangan dana emiten di pasar modal selama semester I-2020 mencapai Rp 39,66 triliun, turun 58,79% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 96,25 triliun. Penurunan paling tajam terjadi pada nilai penggalangan dana dari penerbitan saham baru yang terpangkas 68,8% secara tahunan.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip Investor Daily pada Rabu (8/7), sebanyak enam emiten menggelar penawaran umum terbatas (PUT) dengan perolehan dana Rp 8 triliun selama semester I-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 12 emiten dengan nilai Rp 25,66 triliun.

Sementara, pada surat utang korporasi tercatat sebanyak 30 penerbitan dengan nilai emisi Rp 28,65 triliun selama semester I-2020 atau secara nilai turun 53,86% dibandingkan semester I-2019 yang mencapai 52 penerbitan dengan nilai emisi Rp 62,1 triliun.

Selanjutnya, penggalangan dana melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham mencapai 25 emiten baru dengan nilai emisi Rp 3,01 triliun hingga akhir Juni 2020 atau secara nilai turun 64,9% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 29 emiten dengan perolehan dana IPO Rp 8,5 triliun.

Advertisement

Sebagai informasi, perhitungan jumlah IPO oleh OJK berbeda dengan BEI, dimana OJK memasukkan emiten baru dalam daftar IPO sejak perusahaan tersebut meraih pernyataan efektif, bukan dari tanggal pencatatan saham (listing).

Sementara itu, berdasarkan data BEI yang diolah Investor Daily, setidaknya ada 28 emiten baru yang menggalang dana Rp 3,69 triliun melalui IPO saham selama semester I-2020. Jumlah perusahaan dan nilai emisi IPO tersebut masing-masing mengalami kenaikan 64,7% dan 53,8% dibandingkan semester I-2019 sebesar Rp 2,4 triliun yang dikantongi oleh 17 emiten.

Semester II

Adapun potensi penggalangan dana emiten di pasar modal masih berlanjut dan terlihat dari sejumlah faktor. Semisal, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menerima mandat pemeringkatan surat utang sebanyak Rp 74,16 triliun hingga Juni 2020. Namun, tim analis Pefindo melihat perusahaan cenderung wait and see dengan kondisi pasar keuangan Indonesia saat ini, sehingga perusahaan menahan diri untuk menerbitkan surat utang korporasi.

Lebih lanjut, terdapat sejumlah emiten yang berkomitmen melaksanakan rights issue pada semester II-2020. Contohnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang menargetkan rights issue pada kuartal III-2020. Perseroan berharap mampu mengantongi dan hingga US$ 150 juta.

Tak ketinggalan, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menargetkan dana segar senilai dari Rp 675,95 miliar melalui rights issue. Harga pelaksanaan berkisar Rp 500-600 per saham. Sedangkan saham yang diterbitkan maksimal 1,22 miliar unit.

Anak usaha perseroan, yakni PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), juga merancang rights issue dengan menerbitkan hingga 2,88 miliar saham baru. Harga pelaksanaan berkisar Rp 200-250 per saham. Alhasil, perkiraan dana yang akan dikantongi perseroan sekitar Rp 576,9-721,1 miliar.

Untuk IPO saham, sudah ada empat emiten anyar yang tercatat pada awal semester II-2020, yakni PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Boston Furniture Tbk (SOFA), dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya melihat minat IPO masih tetap tinggi, khususnya IPO saham. BEI berharap seiring dengan kondisi ke depan yang semakin kondusif, antusiasme para perusahaan di Indonesia untuk melantai di bursa akan semakin banyak.

BEI masih mencatat sebanyak 21 perusahaan masuk dalam pipeline rencana IPO per 3 Juli 2020. Secara rinci, sebanyak delapan perusahaan dari sektor perdagangan, layanan dan jasa, empat perusahaan dari sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan, tiga perusahaan dari sektor pertanian, dan enam perusahaan bergerak di bidang industri dasar dan kimia, barang konsumsi, infrastruktur dan transportasi, serta keuangan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com