Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Uni-Charm Indonesia. Foto ilustrasi: Perseroan.

PT Uni-Charm Indonesia. Foto ilustrasi: Perseroan.

Genjot Produksi, Uni-Charm Investasi Mesin Baru

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:58 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) membeli mesin untuk pabrik senilai 986,48 juta yen atau Rp 137 miliar dari Unicharm Corporation. Pembelian mesin ini bertujuan untuk meningkatkan produksi perseroan.

Direktur Uni-Charm Indonesia Junichiro Onishi mengatakan, pembelian mesin dilakukan pada 20 Oktober 2020. Jenis mesin yang dibeli adalah mesin untuk produksi popok celana dewasa ukuran M/L. "Perseroan melakukan pembelian mesin untuk menunjang kegiatan utama perseroan," ujar dia dalam keterangan resmi.

Sumber dana pembelian mesini produksi berasal dari dana hasil penawaran umum perdana perseroan beberapa waktu lalu. Perseroan berharap dengan pembelian mesin ini, jumlah kapasitas produksi popok dewasa mengalami peningkatan ke depan.

Adapun, Uni-Charm Indonesia sudah menggunakan dana dari hasil penawaran umum perdana sebanyak Rp 882,02 miliar hingga saat ini. Sedangkan dana yang terserap sebesar Rp 274,97 miliar dimanfaatkan sebagian besar untuk membayar utang kepada Unicharm Corporation.

Perseroan sebelumnya menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak 831,31 juta saham atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Aksi yang digelar bulan lalu tersebut berhasil mengimpun dana segar hingga Rp 1,24 triliun.

Manajemen Uni-Charm Indonesia menjelaskan, sebagian besar dana hasil IPO saham akan digunakan untuk belanja modal, yaitu sebesar 65% dari total dana hasil IPO yang dihimpun senilai Rp 1,24 triliun. “Sebesar Rp 752 miliar untuk belanja modal, kemudian untuk modal kerja sebesar 15% atau setara Rp 173,55 miliar, dan pembayaran utang sebesar 20% atau senilai Rp 231,40 miliar,” jelas manajemen perseroan.

Mayoritas belanja modal perseroan digunakan untuk membeli mesin produksi pembalut dan popok dewasa. Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, perseroan fokus meningkatkan kapasitas empat pabrik yang dimiliki perseroan beserta anak usaha.

“Untuk produk pembalut wanita, perseroan akan memperkenalkan fasilitas produksi baru khusus untuk produk penggunaan malam hari yang akan digunakan untuk menambah kapasitas produksi sekitar 10% dari kapasitas terpasang. Perkiraan pembelian adalah di tahun 2020,” jelas manajemen perseroan.

Selain itu, emiten berkode saham UCID ini akan menambah kapasitas produksi untuk produk popok dewasa sekitar 58% dari kapasitas terpasang. Perseroan dan anak usahanya kini telah memiliki empat fasilitas produksi yang berlokasi Karawang, Jawa Barat sebanyak dua dan dua lagi di Mojokerto, Jawa Timur.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN