Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan menggunakan smartphone memotret monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan menggunakan smartphone memotret monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

IHSG Anjlok 64,66 Poin, Mengapa Mayoritas Saham Bank BUKU I dan II Justru Auto Reject Atas?

Rabu, 17 Februari 2021 | 17:22 WIB
Muhammad Ghafur Fadila (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (17/2) ditutup turun 64,66 poin (1,02%) ke level 6.227,72. Namun hampir seluruh saham bank BUKU I dan II mencetak lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA).

Sebanyak 155 saham harganya naik, 333 saham turun, dan 149 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 13,12 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 103,12 miliar.

Lonjakan harga melanda saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA), PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA), PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS), dan PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com