Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau jalannya pergerakan saham melalui monitor. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Investor memantau jalannya pergerakan saham melalui monitor. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Indeks Menguat, Harga Saham DGNS Melonjak 25%

Senin, 24 Mei 2021 | 12:21 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I, Senin (24/5) ditutup di zona hijau dengan meningkat 4,04 poin atau  0,07% ke level 5.777,16. Saham PT Diagnos Laboratorium Tbk (DGNS) jadi jawara Top Gainers dengan harga sahamnya melonjak 25%.

Berdasarkan data RTI, empat saham lainya yang menduduki jajaran saham yang harganya naik paling tinggi (top gainers)  yaitu, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), dan PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA).

Secara rinci, harga saham ISSP naik 16,67%, MLPL menguat 15,76%, BABP meningkat 13,39% dan BAJA terangkat 12,12%.

Kemudian, saham-saham yang harganya turun paling tajam (top losers), antara lain saham PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA), PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Harga saham BNBA tergerus 6,67%, PNBS menurun 6,31%, TAMA terkoreksi 6,25%, NATO turun 5,17% dan BRMS melemah 5,05%.

Sementara itu, Indeks sebelumnya sempat menyentuh level tertingginya yakni pada level 5.805,15 sedangkan terendah 5.765,11. Sebanyak 194 saham harganya naik, 286 saham turun, dan 156 saham stagnan.

Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 5,14 triliun.  Lalu, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) di semua pasar sebesar Rp 108,44 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN