Menu
Sign in
@ Contact
Search
Erajaya

Erajaya

DIVIDEN RP 219,39 MILIAR

Erajaya Bidik Tambahan 260-300 Gerai

Rabu, 26 Mei 2021 | 09:11 WIB
Muhammad Ghafur Fadila (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -  PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membidik pembukaan sebanyak 260-300 gerai tahun ini. Guna memuluskan aksi tersebut, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) hingga Rp 300 miliar.

Sedangkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) perseroan yang digelar belum lama ini menetapkan dividen final senilai Rp 13,8 per saham atau dengan total Rp 219,39 miliar.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada Joy Wahjudi mengatakan, perseroan telah merealisasikan 20 gerai baru sepanjang kuartal I-2021 dengan belanja modal yang terpakai mencapai Rp 37 miliar. “Kami percaya bahwa gerai menjadi salah satu sumber pemasukan utama, sehingga ekspansi ini sangat dibutuhkan,” jelasnya dalam paparan publik virtual, Selasa (25/5)

Dari target pembukaan sebanyak 300 gerai baru, dia mengatakan, sebagian besar akan memanfaatkan konsep gerai baru, yakni Erafone Cloud Retail Partner. Dalam konsep ini, gerai dimiliki investor lokal lewat konsep kemitraan. Sedangkan pengelolaan toko diberikan kepada perseroan.

“Langkah ini bagian dari inisiatif perseroan untuk menerapkan efisiensi biaya pembukaan toko. Hingga kini, kami telah mengelola 8 toko yang menggunakan konsep Erafone Cloud Retail Partner,” ujarnya.

Hingga kuartal I-2021, perseroan telah memiliki 88 titik distribusi dan 1.075 owned retail outlet. Selain itu, perseroan telah bekerjasama dengan kurang lebih 62.000 toko ritel pihak ketiga.

Sementara itu, RUPST perseroan, Selasa (25/5), memutuskan pembagian dividen sebanyak Rp 13,8 per saham atau dengan total Rp 219,39 miliar. Dividen ini berasal dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2020 sebesar Rp 612 miliar. Sedangkan sisanya akan dimasukkan sebagai laba ditahan.

Hingga kuartal I-2021, Erajaya Swasembada membukukan lonjakan laba bersih sebesar 170,88% menjadi Rp 278,19 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 102,70 miliar. Kinerja positif ini disumbang pertumbuhan penjualan telepon pintar dan tablet.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), senin (24/5), disebutkan penjualan seluler dan tablet pada periode ini meningkat hingga 47,89% menjadi Rp 8,77 triliun, dibandingkan kuartal I-2020 senilai Rp 5,93 triliun. Selain itu, segmen produk operator menyumbang Rp 803 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com