Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jaya Real Property

Jaya Real Property

Jaya Real Property Bagikan Dividen Rp 302,5 Miliar

Kamis, 24 Juni 2021 | 13:10 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebanyak Rp 302,5 miliar. Total dividen tersebut setara dengan Rp 22 per saham.

Berdasarkan keterangan resmi, Kamis (24/6), manajemen perseroan menyebutkan bahwa dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebanyak Rp 22 per saham. Hal ini sesuai dengan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Juni 2021.

Advertisement

Perseroan juga menetapkan cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi akan pada 29-30 Juni 2021. Sementara cum dan ex dividen di pasar tunai dilaksanakan pada 1-2 Juli 2021. Sedangkan pembayaran dividen dilakukan pada 23 Juli 2021.

Sebagai informasi, dividen tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (DPS) pada tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan pukul 16.00 WIB (Recording Date).

Tahun lalu, perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 924,9 miliar, turun 9,04% dari periode sama tahun 2019 senilai Rp 1,01 triliun.

Sebelumnya, Jaya Real Property menargetkan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 173,90 juta saham yang setara dengan 1,28% modal disetor. Emiten yang 63,59% sahamnya dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya ini akan menggunakan saldo laba untuk mendanai buyback tersebut.

"Besarnya dana dalam rangka rencana pembelian kembali saham sebesar-besarnya adalah Rp 100 miliar, termasuk biaya transaksi, biaya perdagangan, dan biaya lainnya sehubungan dengan rencana buyback," tulis manajemen.

Perusahaan yang dulu bernama PT Bintaro Raya ini menggelar buyback dengan harapan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham sehingga harga saham meningkat. Selain itu, memberikan perseroan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang efisien sehingga memungkinkan laba per saham (EPS) meningkat.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN