Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. Sumber: bataviarent.com

PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. Sumber: bataviarent.com

Batavia Prosperindo Trans Anggarkan 'Capex' Rp 258 Miliar

Senin, 26 Juli 2021 | 05:55 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 258 miliar tahun ini. Dengan belanja modal tersebut, pendapatan dan laba bersih diharapkan bertumbuh masing-masing menjadi Rp 216 miliar dan Rp 6,7 miliar.

Sekretaris Perusahaan Batavia Prosperindo Trans Angelia Sundary Ongko mengatakan, capex ini akan digunakan untuk mendukung kegitan usaha perseroan, seperti pembelian kendaraan atau mobil, yang digunakan untuk menjalankan bisnis perseroan bidang jasa transportasi. Hingga semester I-2021, dana yang telah diserap sebanyak 45%.

“Sumber dana belanja modal berasal dari pendapatan usaha perseroan dan juga pembiyaan dari eksternal, mengingat debt to equity ratio masih relatif rendah,” ujar Angelia kepada Investor Daily, belum lama ini.

Angelia menambahkan, rencana bisnis perseroan tahun ini tetap fokus di jasa penyewaan kendaraan. Namun, perseroan melakukan peningkatan penetrasi pasar pada bidang atau sektor yang memiliki permintaan lebih tinggi tahun ini. “Kami tentunya tetap mengutamakan service excellence yang dicapai dengan memanfaatkan teknologi melalui portal dan telematik GPS,” ujar dia.

Lebih lanjut, perseroan menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 216 miliar dan laba sebesar Rp 6,7 miliar sepanjang tahun ini. Target tersebut menunjukkan peningkatan, dibandingkan pendapatan dan laba tahun 2020 yang masing-masing Rp 184 miliar dan Rp 2 miliar.

Guna mencapai target tersebut, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi jangka panjang yang bisa menyesuaikan dengan pandemi Covid-19 ini, dimuali dari perubahan pola kerja internal maupun perubahan cara komunikasi terhadap vendor ataupun pelanggan yang mengarah pada touchless economy.

Angelia menyampaikan, perseroan mengoptimalkan penggunaan system portal for vendor dan portal for customer untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemasok atau pelanggan. Dalam situasi pandemi ini, seluruh sektor telah merasakan dampak ekonomi. Perseroan menawarkan nilai tambah bagi pelanggan agar dapat bergerak lebih efisien dan optimal.

Perseroan memandang pandemi Covid-19 telah memunculkan kebiasaan baru bagi masyarakat, mulai dari pembatasan ruang gerak dan perubahan sebagian aktivitas dari offline menjadi online. Hal ini mendorong adanya aktivitas yang lebih banyak di rumah, baik terkait pekerjaan maupun kegiatan belanja. Peluang besar diterima oleh industri jasa pengiriman barang, dan sudah terbukti pada peningkatan proporsi salah satu penyedia jasa pengiriman barang terhadap kinerja perseroan.

Angelia mengatakan, perseroan menargetkan kinerja yang lebih baik, sejalan dengan perkiraan perbaikan ekonomi pasca mulai terserapnya vaksin Covid-19, muncul harapan positif dari perkiraan meningkatnya aktivitas usaha.

“Bank Dunia memperkirakan tahun 2021, pertumbuhan ekonomi global akan mencapai 4,0%. Hal serupa disampaikan Pemerintah Republik Indonesia yang memperkirakan ekonomi akan tumbuh sebesar 5,0% pada tahun 2021,” ujar dia.

Di masa pandemi Covid-19 ditambah lagi dengan adanya PPKM, dia mengatakan, tentunya banyak mempengaruhi sektor lain. Menurut analisa perseroan, sektor yang memerlukan unit niaga meningkat, seiring dengan tren online shopping yang memicu tingginya permintaan sektor logistik. Dampaknya juga diproyeksi perseroan tidak berpengaruh sebesar dari pada pemberlakuan PSBB pada tahun 2020, dikarenakan secara mental psikologis masyarakat sudah lebih siap.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN