Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo. Foto: IST

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo. Foto: IST

Bikin Perusahaan Patungan, AKR Corporindo Alirkan Gas ke KEK Gresik

Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:09 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membentuk perusahaan patungan dengan PT Bayu Buana Gemilang (BBG). Perusahaan patungan yang bernama PT Berkah Buana Energi ini akan mendistribusikan gas alam ke area KEK JIIPE Gresik dan sekitarnya. 

Direktur Utama AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo menjelaskan, Berkah Buana Energi akan melakukan pembangunan, pengelolaan dan pengembangan jaringan distribusi gas melalui pipa dari lokasi sumber gas ke pelanggan. Fokus awal kegiatan adalah untuk melayani permintaan tenant industri JIIPE. Di dalam perusahaan ini, AKR akan mengendalikan kepemilikan 65% sedangkan BBG memegang 35%.

Menurut Haryanto, AKR dan BBG akan bersinergi untuk mendistribusikan energi yang dapat dijangkau oleh para pelaku industri. Berkah Buana Energi akan menjadi jalan bagi AKR untuk menciptakan produk bahan bakar yang lebih bersih dan mengandung prinsip energi terbarukan. 

"AKR telah menjadi distributor utama produk BBM dan bahan kimia dasar untuk pelanggan Industri, dan kami sangat senang dapat bermitra dengan BBG untuk mengembangkan portofolio produk kami," kata Haryanto.

Adapun BBG adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi gas bumi. Perusahaan telah membangun jaringan pipa gas di Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Timur. BBG mendistribusikan gas alam melalui pipa, truk dan fasilitas berbasis darat lainnya melalui penerapan berbagai teknologi yang tersedia seperti CNG, NGV dan pembangkit listrik berbahan bakar gas.

Sementara AKR hingga semester I-2021 mencatat perolehan laba bersih  sebesar Rp 550 miliar. Nilai ini meningkat 28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 432 miliar.

Pertumbuhan laba ini seiring pertumbuhan pendapatan sebesar 7% dari Rp 10 triliun pada semester I-2020 menjadi Rp 10,7 triliun pada semester I-2021. Sementara aset meningkat menjadi Rp 20,28 triliun karena ditopang peningkatan aset lancar sebesar Rp 9,62 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp 10,66 triliun.

Haryanto menjelaskan, kinerja pada semester I-2021 ditopang oleh pertumbuhan segmen perdagangan dan distribusi serta kontribusi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik. Adapun JIIPE Gresik diresmikan menjadi KEK pada 28 Juni 2021.

Haryanto yakin, adanya KEK JIIPE Gresik bisa mendorong investasi Jawa Timur dan Indonesia. Terlebih lagi, PT Freeport Indonesia belum lama ini menandatangani kontrak pengerjaan proyek engineering, procurement and construction (EPC) dengan PT Chiyoda Indonesia senilai US$ 2,7 miliar. Kedua belah pihak akan membangun pabrik smelter tembaga dan precious metal refinery di JIIPE Gresik.

Smelter akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan berulang (recurring income) AKR. Pendapatan sewa berasal dari dari 103 ha lahan untuk smelter dan 40-50 ha lainnya untuk area laydown. Selain itu, AKR juga akan menghasilkan recurring income lebih lanjut dari fasilitas pelabuhan, listrik, gas, air, dan pengolahan air limbah.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN