Menu
Sign in
@ Contact
Search
Global Mediacom.

Global Mediacom.

Global Mediacom Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp 1 Triliun

Senin, 23 Aug 2021 | 06:02 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Global Mediacom Tbk (BMTR) akan menawarkan obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2021 senilai Rp 700 miliar dan sukuk ijarah berkelanjutan II tahap II tahun 2021 sebesar Rp 300 miliar.

Berdasarkan prospektus, obligasi dan sukuk ijarah tersebut bagian dari obligasi berkelanjutan II dan sukuk ijarah berkelanjutan II. Masing-masing memiliki target dana sebesar Rp 1,4 triliun dan Rp 600 miliar.

Obligasi tersebut akan diterbitkan tanpa warkat dan terdiri atas tiga seri dengan jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp 603,1 miliar yang dijamin dengan kesanggupan penuh.

Secara rinci, obligasi seri A ditawarkan sebesar Rp 574,14 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,4% per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Advertisement

Jumlah pokok obligasi seri B ditawarkan sebesar Rp 18,4 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,30% per tahun. Jangka waktu obligasi adalah tiga tahun sejak tanggal emisi. Sementara jumlah pokok obligasi Seri C ditawarkan sebesar Rp 10,55 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,00% per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 tahun sejak tanggal emisi.

Sebagai informasi, sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp 96,9 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Apabila seluruh obligasi yang dijamin dengan best effort tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasi tersebut.

Lebih lanjut, sukuk ijarah yang ditawarkan tersebut diterbitkan tanpa warkat dan terdiri dari tiga seri dengan jumlah sisa imbalan ijarah yang ditawarkan sebesar Rp 281,44 miliar yang dijamin secara kesanggupan penuh.

Untuk jumlah sisa imbalan ijarah seri A yang ditawarkan sebesar Rp 274,89 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 25,83 miliar per tahun. Jangka waktu sukuk ijarah adalah 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Kemudian, jumlah sisa imbalan ijarah seri B yang ditawarkan sebesar Rp 6,5 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 669,5 juta per tahun. Jangka waktu sukuk ijarah adalah tiga tahun sejak tanggal emisi. Sementara, jumlah sisa imbalan ijarah seri C yang ditawarkan sebesar Rp 50 juta dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 5,5 juta per tahun. Jangka waktu sukuk ijarah adalah lima tahun sejak tanggal emisi.

Refinancing Utang

Perseroan berniat menggunakan sekitar 47,68% dana hasil emisi obligasi tersebut untuk pelunasan (refinancing) pinjaman rupiah, yaitu obligasi berkelanjutan II Global Mediacom tahap I tahun 2020 seri A dengan nilai fasilitas pinjaman yang jatuh tempo pada 21 September 2021 sebesar Rp 331,42 milair. Sisanya sekitar 52,32% atau sebanyak-banyaknya sebesar Rp 363,67 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Sementara dana yang diperoleh dari penawaran umum sukuk ijarah setelah dikurangi biaya emisi sekitar 99,32% akan digunakan untuk refinancing pinjaman rupiah yang dimiliki oleh perseroan, yaitu sukuk ijarah berkelanjutan II Global Mediacom tahap I tahun 2020 seri A dengan nilai fasilitas pinjaman yang akan jatuh tempo pada 21 September 2021 sebesar Rp 297,97 miliar. Sisanya sekitar 0,68% atau sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2,03 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Guna menjamin pembayaran dari seluruh jumlah uang yang oleh sebab apapun juga terhutang dan wajib dibayar oleh perseroan kepada pemegang obligasi dan sukuk, berdasarkan ketentuan perjanjian perwaliamanatan, perseroan akan memberikan jaminan kepada pemegang berupa gadai atas saham milik perseroan dalam entitas anak yaitu PT MNC Vision Networks Tbk ( IPTV) dengan nilai, selambat-lambatnya pada tanggal emisi, sebesar 125% dari nilai pokok obligasi dan nilai Sisa Imbalan Ijarah.

Obligasi dan sukuk ijarah yang ditawarkan perseron memperoleh peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahana Sekuritas, PT MNC Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas, sedangkan wali amanat PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP).

Sesuai rencana, tanggal efektif pada 31 Agustus 2021, sementara masa penawaran umum pada 6-9 September 2021. Adapun tanggal penjatahan 10 September 2021, tanggal pengembalian dana pada 14 September 2021, tanggal distribusi efek secara elektronik pada 14 September 2021 dan tanggal pencatatan obligasi di BEI pada 15 September 2021.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com