Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aktivitas PT J Resources Asia Pasifik Tbk.

Aktivitas PT J Resources Asia Pasifik Tbk.

Mohon Perhatian! Perusahaan Tambang Emas Ini Tawarkan Aset ke Investor

Senin, 13 September 2021 | 06:50 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Perusahaan tambang emas, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menawarkan aset-aset perseroan kepada para investor sebagai salah satu opsi untuk melunasi utang anak usahanya, PT J Resources Nusantara (JRN), kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

“Perseroan telah mendapatkan dukungan refinancing dari beberapa calon kreditur untuk melunasi fasilitas B kepada BNI, namun terganggu, dimana calon kreditur menjadi ragu. Akan tetapi, perseroan tetap berupaya untuk memberikan keyakinan kepada calon kreditur tersebut untuk tetap melanjutkan proses refinancing. Selain proses refinancing, perseroan berencana untuk menjajaki apabila terdapat investor yang tertarik terhadap aset-aset perseroan,” ungkap manajemen J Resources Asia Pasifik dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, pada 12 April 2019, JRN dan BNI telah menandatangani secured facilities agreement untuk fasilitas pinjaman. Fasilitas A sebesar US$ 96,52 juta dengan jangka waktu 59 bulan sejak 16 April 2019 atau jatuh tempo pada 16 Maret 2024. Fasilitas B sebesar US$ 40 juta dengan jangka waktu pembayaran sampai dengan 12 April 2020, dimana dana pelunasan dari fasilitas B akan menggunakan dana hasil rights issue yang akan dilakukan oleh perseroan. Jangka waktu pembayaran fasilitas B tersebut diperpanjang sampai dengan 12 April 2021.

Sedangkan fasilitas C sebesar US$ 95,45 juta dengan jangka waktu 8 tahun sejak 12 April 2019, yang mana fasilitas C tersebut sampai dengan masa availability period-nya berakhir pada 12 April 2021 belum pernah dapat diutilisasi oleh JRN.

Saat ini, perseroan tengah dalam proses pembiayaan ulang atas fasilitas B senilai US$ 40 juta kepada BNI. Bahkan pada 27 Agustus 2021, perseroan dan salah satu pihak yang akan memberikan fasilitas refinancing atas fasilitas B melakukan pertemuan dengan BNI. Dalam pertemuan tersebut, JRN akan membayar sebagian dari fasilitas B, yaitu sebesar US$ 5 juta sebelum 31 Agustus 2021 dan sisa dari fasilitas B sebesar US$ 32,98 juta beserta bunganya akan dibayar secara penuh paling lambat pada 30 September 2021.

Selanjutnya, pada 27 Agustus 2021, JRN mengirimkan surat kepada BNI yang berisi mengenai komitmen JRN untuk melaksanakan hasil diskusi antara JRN dan BNI tersebut. Lalu, pada 27 Agustus 2021, JRN telah melakukan pembayaran sebagian fasilitas B kepada BNI sebesar US$ 5 juta. Namun, pada 1 September 2021, JRN menerima surat dari BNI yang menyatakan bahwa fasilitas A dan B yang telah diutilisasi oleh JRN berdasarkan secured facilities agreement, yaitu sebesar US$ 95,08 juta, menjadi jatuh tempo dan harus dibayar secara sekaligus dan seketika.

“Kami sangat terkejut karena isi dari surat tersebut sangat berbeda dengan hasil pertemuan antara JRN dan BNI pada 27 Agustus 2021,” jelas manajemen J Resources.

Di sisi lain, J Resources membukukan peningkatan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 4,81 juta pada semester I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 3,27 juta. Peningkatan rugi terjadi saat penjualan perseroan justru naik menjadi US$ 149,14 juta dari US$ 118,6 juta.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN