Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Primaya Hospital Leona A Karnali saat media visit virtual dengan redaksi Beritasatu Media Holdings, Senin, 13 September 2021.

CEO Primaya Hospital Leona A Karnali saat media visit virtual dengan redaksi Beritasatu Media Holdings, Senin, 13 September 2021.

Berencana IPO, Primaya Hospital Targetkan Tambah 3-4 RS Baru Tiap Tahun

Senin, 13 September 2021 | 19:49 WIB
Herman

Jakarta, investor.id – Primaya Hospital Group menargetkan tambahan tiga hingga empat rumah sakit baru yang didirikan atau dikelolanya setiap tahun. Untuk satu rumah sakit, investasi yang disiapkan sekitar Rp 250 miliar. Ke depan, perusahaan juga berencana IPO saham.

Hingga tahun ini, ada 14 rumah sakit yang beroperasi di bawah Primaya Hospital Group. Khusus di 2021, ada lima tambahan rumah sakit, yakni di Pangkal Pinang, Sukabumi, Pasar Kemis, Semarang, dan PGI Cikini.

“Kami menargetkan tiga sampai empat rumah sakit setiap tahun. Memang, tahun ini agak berbeda sendiri, kami tambah lima rumah sakit,” kata CEO Primaya Hospital Leona A Karnali saat media visit virtual dengan redaksi Beritasatu Media Holdings, Senin (13/9/2021).

CEO Primaya Hospital Leona A Karnali (kiri) bersama Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu (kedua kanan), Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha (ketiga kiri) dan GM Sales BSMH Djemy Piether beserta manajemen dan redaksi saat kunjungan virtual Primaya Hospital di BSMH, Senin (13/9/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
CEO Primaya Hospital Leona A Karnali (kiri) bersama Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu (kedua kanan), Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha (ketiga kiri) dan GM Sales BSMH Djemy Piether beserta manajemen dan redaksi saat kunjungan virtual Primaya Hospital di BSMH, Senin (13/9/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Sebanyak 14 rumah sakit yang beroperasi di bawah Primaya Hospital Group dibagi dalam tiga klaster. Pertama adalah klaster Bekasi yang terdiri dari Primaya Hospital di Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Karawang, Sukabumi, dan di Semarang. Kedua adalah klaster Tangerang yang terdiri dari Primaya Hospital di Tangerang, Pasar Kemis, Betang Pambelum, Pangkal Pinang, PGI Cikini, dan Primaya Evasari Hospital. Berikutnya adalah klaster Makassar di kota Makassar dan Sorowako Sulawesi Selatan.

Leona menyampaikan, dari 14 rumah sakit tersebut, 10 rumah sakit dibangun sendiri sejak awal oleh Primaya Hospital Group. Sedangkan empat rumah sakit sudah ada sebelumnya yang kemudian dikelola oleh Primaya.

“Dari 14 rumah sakit, yang istilahnya ada rumah sakit existing yang kami lanjutkan, apakah bentuknya akuisisi atau lainnya, itu ada empat rumah sakit. Yang 10 rumah sakit memang kami bangun dari tanah. Itu juga yang membedakan Primaya Hospital Group dengan yang lain, kami lebih senang membangun sendiri karena itu keahlian kami,” kata Leona.

PGI Cikini, Rencana RS Rujukan 
Khusus untuk Primaya Hospital PGI Cikini yang kini masuk dalam portofolio Primaya Hospital Group, Leona menyampaikan yang dilakukan bukan mengakuisisi, tetapi berinvestasi di PGI Cikini untuk membangun gedung rumah sakit baru di Kawasan PGI Cikini. Saat ini, namanya juga sudah berganti menjadi Primaya Hospital PGI Cikini.

“Kami ingin menjadikan kembali Primaya Hospital PGI Cikini sebagai rumah sakit rujukan, khususnya di ginjal, hipertensi, jantung, dan hematologi,” kata Leona.

Ke depan, Primaya Hospital Group juga berencana melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) saham. Apalagi, sudah ada beberapa rumah sakit lain yang sudah go public dengan hasil yang baik. Namun, untuk waktunya belum bisa disampaikan.

“Bagimana pun kalau kita mau sustain, mau besar, tentu lebih baik kalau kita sebagai public company, bisa lebih merangkul dan menjangkau lebih jauh. Untuk rumah sakit, kami kan selama ini hanya bisa menjangkau bank. Dengan go public, kami berharap bisa menjangkau pendanaan dari cara-cara yang lain,” kata Leona.

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN