Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)

ICDX dan ICH Raih Izin Penyelenggara Pasar Fisik Emas Digital dari Bappebti

Kamis, 16 September 2021 | 15:15 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) telah mendapatkan izin penyelenggara pasar fisik emas digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Persetujuan tersebut sesuai surat Persetujuan No 01/Bappebti/SP-KBPF/09/2021.

Persetujuan yang sama juga diberikan kepada Indonesia Clearing House (ICH) untuk menjalakan izin usaha sebagai lembaga kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi di pasar fisik emas digital ini.

“Sesuai peraturan Bappebti, pedagang emas digital harus terdaftar di Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring yang telah disetujui Bappebti untuk menyelenggarakan pasar fisik emas digital. Dengan demikian akan ada integrasi antara bursa, lembaga kliring, dan pedagang emas digital yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menjamin transaksi investor, juga menjadi sarana peningkatan layanan bagi pedagang emas digital,” kata Vice President Membership ICDX Yohanes F Silaen, Kamis (16/9).

Yohanes menambahkan, integrasi bursa, lembaga kliring, dan pedagang emas digital dalam pasar fisik emas digital sebagai bentuk komitmen pelaku pasar dan otoritas untuk pengembangan beragam kemudahan dan keamanan dalam transaksi emas digital. Integrasi ini sekaligus sebagai upaya mitigasi risiko dengan memberikan transparansi transaksi, sehingga diharapkan akan semakin menarik investor dan investasi emas digital dapat terus berkembang.

Adapun, hingga kini sudah ada 4-5 pedagang emas digital yang dinaungi oleh ICDX. Jumlah tersebut diyakini akan terus meningkat seiring tren emas digital yang kian diminati oleh masyarakat, termasuk kaum milenial.

Senada, Founder & CEO IndoGold Amri Ngadima mengatakan, tren investasi emas oleh masyarakat dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Tercatat IndoGold yang merupakan platform jual beli emas secara online berbasis aplikasi pada semester I-2021 membukukan kenaikan omset sekitar 86% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini membuktikan bahwa investasi emas digital mulai diminati masyarakat, apalagi IndoGold memberikan kemudahan berinvestasi emas mulai dari Rp 10 ribu yang dapat dicairkan kapanpun dan dimanapun dalam bentuk uang tunai atau ditukarkan menjadi logam emas bersertifikat Antam atau UBS dengan kadar 99,99%.

“Sebagai pedagang emas digital yang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pengguna, kami mendukung penuh integrasi antara bursa, lembaga kliring, dan pedagang dalam ekosistem Pasar Fisik Emas Digital. Terlebih di tengah pandemi ini terdapat tren kenaikan minat investasi masyarakat terhadap emas fisik digital, yang terlihat dari kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) perseroan hingga 86% pada semester I-2021, dibanding tahun sebelumnya,” kata Amri.

Sementara itu, Head of Risk Management & Group Controller ICH Yudhistira Mercianto menuturkan, selain melakukan pencatatan transaksi, ICH akan bertugas melakukan penjaminan dari ketersediaan emas fisik yang diperjualbelikan. Sebelumnya emas fisik tersebut akan dilakukan uji mutu dan kemudian dilaporkan saldo fisik emasnya kepada lembaga kliring untuk memastikan jumlah emas yang diperjualbelikan sesuai dengan jumlah fisiknya. “Proses tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat dalam transaksi emas digital,” pungkasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN