Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jasa Armada mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar 2% menjadi Rp 697 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp 682 miliar. Foto: Jasa Armada

Jasa Armada mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar 2% menjadi Rp 697 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp 682 miliar. Foto: Jasa Armada

Jelang Merger Pelindo, Jasa Armada Tambah Kapasitas Layanan

Jumat, 17 September 2021 | 16:22 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) yakin merger Pelindo I, II, III dan IV akan berdampak positif pada kinerja perseroan. Untuk itu, perseroan meningkatkan kapasitas pelayanan dengan menambah 4 kapal baru. 

Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Shanti Puruhita menjelaskan, mengenai merger yang akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2021 nanti, perseroan akan mempersiapkan diri secara internal. Melalui peningkatan pelayanan baik dari sisi operasional maupun SDM yang secara kualifikasi, harus setara dengan Pelindo 1,2 3 dan 4.

“Kemudian, dari segi sistem juga akan samakan standarisasi pelayanan, tentunya semuanya akan memberikan manfaat yang baik untuk para stakeholder kami yakni pengguna jasa pelayanan pelabuhan kami,” jelasnya dalam paparan publik virtual, Jumat (17/9/2021).

Shanti menambahkan, peluang bisnis yang bisa didapat dari merger ini sangat besar. Pasalnya, pasca merger perseroan akan bekerjasama dengan Pelindo, dimana memiliki area pelayanan yang mencakup seluruh Indonesia. 

“Nantinya merger ini akan menyatukan semua kemampuan yang kami miliki, baik dari sisi aset sisi aset, sistem dan juga SDM dengan tujuan akhir yakni memberikan pelayanan yang optimal dan menjadikan pelabuhan di Indonesia berstandar internasional,” ujarnya.

Selain itu, kata Shanti, perseroan tetap berkomitmen untuk melakukan transformasi di bidang operasional dan pembangunan sistem-sistem operasional agar pelayanan dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Langkah itu akan dicapai dengan memaksimalkan 85 vessel unit milik yang terdiri dari tugboat, pilot boat dan mooring boat untuk melayani 12 operating services 8 commercial project yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera, Kalimantan dan Jawa.

Untuk diketahui, hingga saat ini Jasa Armada Indonesia melayani pelabuhan Jambi, Palembang, Teluk Bayur, Bengkulu, Pangkal Batam, Pontianak, Banten, Patimban, dan Cirebon. Terakhir, pelabuhan Tanjung Priok dengan skala operasional perseroan.

Terbaru, perseroan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yaitu PT Krakatau Bandar Samudera, aneka yang bergerak dibidang jasa PoRT dan berlokasi di Lebak, Banten.

Adapun, hingga semester pertama 2021, laba komprehensif tahun berjalan IPCM naik 11,74% menjadi Rp 60,46 miliar dari sebelumnya Rp 54,11 miliar. Pendapatan juga turut bertumbuh sebanyak Rp 393,04 miliar, jumlah itu naik 16,20% dari Rp 338,25 miliar.

Direktur Utama perseroan Amri Yusuf mengatakan, pertumbuhan dapat dicapai berkat pengembangan pasar yang dilakukan perseroan secara aktif. Seperti, pendalaman penetrasi market existing yang ada di pasar dan juga ekspansi pasar baru. 

“Salah satunya dengan mencermati potensi market yang ada di sekitar pelabuhan umum seperti TUKS dan Tersus. Ekspansi pasar baru juga dilakukan, dengan demikian diharapkan kontribusi dari luar IPC bisa bertumbuh,” kata dia.

Belum lama ini, Jasa Armada Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Pelindo Marines Service (Pelindo Marines), anak usaha PT Pelindo III (Persero) terkait kegiatan penyediaan dan pelayanan kapal.

Sinergi dua perusahaan layanan marine menjelang integrasi Pelindo merupakan bentuk dukungan keduanya terhadap program Kementerian BUMN akan integrasi Pelindo, yaitu Pelindo Bersatu. Kolaborasi IPCM dan Pelindo Marines diharapkan dapat memperkuat dan meningkatkan nilai tambah di bidang logistik maritim Indonesia.

Amri Yusuf mengatakan, kerja sama ini meliputi inventarisasi terhadap potensi yang dimiliki oleh masing-masing pihak. Selain itu, akan dilakukan sejumlah kajian yang berkaitan dengan kerja sama, baik dari aspek finansial, teknis, komersial, hukum dan lainnya. Penandatanganan nota kesepahaman bertujuan untuk menjalin sinergi positif kedua belah pihak dalam memberikan kontribusi pelayanan kapal yang optimal.

“IPCM dan Pelindo Marines sebagai anak usaha BUMN yang bergerak di area bisnis yang sama akan memiliki sinergi yang saling melengkapi,” pungkasnya.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN