Rabu, 31 Mei 2023

BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

Nabil Alfaruq
19 Sep 2021 | 10:00 WIB
BAGIKAN
BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency dengan sektor pariwisata sebagai underlying.
BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency dengan sektor pariwisata sebagai underlying.

JAKARTA, investor.id — Di tengah pandemi Covid-19 berbagai sektor terlihat mulai mengalami pemulihan terutama sektor pariwisata. Momen ini pun dimanfaatkan oleh perusahaan start up BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency dengan sektor pariwisata sebagai underlying.

Founder dan CEO BabyBali Token Ramadhana Rachmat mengatakan, perusahaan ingin membangkitkan kembali sektor pariwisata pasca dihantam pandemi dan membawa kesejahteraan bagi banyak orang melalui investasi kripto yang mudah, aman, dan menyenangkan.

“Baby Bali mencoba menggabungkan cryptocurrency sebagai instrumen investasi popular dengan sektor pariwisata yang saat ini dalam masa pemulihan menuju kebangkitannya kembali. Kami percaya jika sebuah bisnis diawali dengan niat mulia untuk membantu banyak orang, bisnis tersebut akan sustain dan berkembang,” ujar dia dalam keterangan resmi, Minggu (19/9).

Menurut Rachmat, potensi produk dan pasar yang dibidik tersebut sangat besar, karena BabyBali Token menggabungkan dua entitas bisnis yang masing-masing memiliki kapitalisasi pasar yang sangat besar. Perlu diketahui, total investasi kripto di Indonesia sendiri per Mei 2021 telah memiliki nilai lebih dari Rp 370 triliun, itu belum termasuk kapitalisasi pasar di sektor pariwisata-nya.

“"Ke depan, kami memiliki masterplan Wonderful Cryptonesia. Nantinya kami akan me-launching koin-koin dengan nama daerah-daerah wisata lain di Indonesia yang kesemuanya terintegrasi dalam satu ekosistem," ujar dia.

BabyBali Token mampu berkembang dengan pesat dan memiliki jumlah investor hampir 1,000 orang, dengan market cap tertinggi mencapai hampir US$ 200 ribu di hari pertama launching pada 19 Agustus 2021. Jumlah ini tentunya akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan bangkitnya sektor pariwisata Nasional.

Sebagaimana diketahui, pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan program vaksinasi di seluruh pelosok Indonesia, maka kebangkitan dunia pariwisata Nasional memang tinggal menunggu waktunya untuk bangkit. Hal ini tentu bisa menjadi momentum yang ideal bagi kemajuan projek Baby Bali yang memiliki core value pada sektor pariwisata.

BabyBali Token saat ini memiliki 10 partnership, diantaranya Mercure Hotel Kuta Bali, Aston Denpasar Hotel, ZIA Hotel Kuta Bali, Melasti Kuta Bungalows & Spa, Trijek Indonesia, Twister Holiday Travel, serta beberapa restoran di Jimbaran Bali.

Di sisi lain, BabyBali saat ini tengah menyiapkan sebuah apps marketplace yang berkonsep "One Stop Solution" bagi setiap orang yang sedang di Bali, atau ingin ke Bali. Marketplace ini berisi segala penawaran menarik yang ada di Bali mulai dari hotel, vila, spa, rental motor, rental mobil, makanan, hingga berbagai promo yang sedang berlangsung di Pulau Dewata.

Editor: Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Terungkap! Rencana di Balik IPO Amman Mineral

PT Amman Mineral Internasional Tbk akhirnya siap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Market 21 menit yang lalu

Tok! Amman Mineral Internasional IPO, Incar Dana Rp 12,9 T

PT Amman Mineral Internasional Tbk akhirnya siap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Market 33 menit yang lalu

Phintraco Sekuritas: IHSG Terkoreksi, Delapan Saham Justu Calon Untung Jelang Long Weekend

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG hari ini lanjut terkoreksi. Delapan saham justru calon untung jelang long weekend.
Market 48 menit yang lalu

Daftar Emiten BUMN Penebar Dividen Besar, Sudah Kebagian Belum?

Sejumlah emiten BUMN membagikan dividen gede tahun buku 2022. Berikut daftarnya.
Market 1 jam yang lalu

Wall Street Bervariasi, Dow Jones Melempem

Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (30/5/2023). Namun, Dow Jones melempem.
Copyright © 2023 Investor.id