Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau pergerakan saham di salah satu sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor memantau pergerakan saham di salah satu sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Berbalik Arah, IHSG Senin Awali Sesi I Merah di Level 6.127,44

Senin, 20 September 2021 | 09:07 WIB
L Gora Kunjana

JAKARTA, investor.id - Ditutup naik 23,30 poin (0,38%) ke level 6,133,24 pada perdagangan Jumat (17/9), IHSG, Senin (20/9/2021) berbalik arah, mengawali sesi I merah di level 6.127,44.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, indeks turun 5,81 poin atau -0,09% ke level 6.127,44.

Kinerja IHSG awal sesi I, Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG awal sesi I, Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV

Sebanyak 28 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit pertama, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 54,2 miliar, dan frekuensi perdagangan baru mencapai 4.014 kali transaksi.

Sementara itu, kinerja bursa regional pagi ini terpantau mixed.

Kinerja bursa regional Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Senin pagi (20/9/2021). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan untuk perdagangan Senin (20/9), IHSG masih akan bergerak mixed dan cenderung tertekan dengan resistance IHSG saat ini berada di level 6.205 dan support IHSG berada di level 6.000.

Pergerakan tersebut disebabkan oleh minimnya sentimen positif untuk pasar serta sikap pelaku pasar yang cenderung wait & see menanti hasil dari rapat The Fed yang akan diumumkan tanggal 23 September nanti dimana dalam rapat tersebut

The Fed akan kembali memperjelas sikapnya mengenai tapering setelah kemarin Amerika Serikat melaporkan perlambatan inflasi pada Agustus 2021.

Untuk saham yang secara teknikal layak untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah ERAA, MARI, dan MTDL.

Phintraco Sekuritas menyebutkan IHSG berpotensi menguji level 6.150 pada perdagangan Senin (20/9).

Potensi penguatan lanjutan nilai tukar rupiah dapat menjadi katalis positif untuk saham-saham bank di Senin (20/9).

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah ditopang oleh kenaikan surplus NPI sejalan kenaikan nilai ekspor yang jauh di atas ekspektasi pada Agustus 2021, dan kenaikan cadangan devisa per akhir Agustus 2021.

Dari eksternal, sentiment positif berasal dari meredanya pandangan bahwa The Fed perlu segera mengurangi pembelian asetnya, menyusul sejumlah data ekonomi terbaru di AS yang kurang memuaskan. Sebagai informasi, The Fed dijadwalkan melakukan pertemuan pada 21 dan 22 September 2021 waktu setempat.

Masih terkait kebijakan moneter, RDG BI dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada 21 September 2021. BI diperkirakan kembali mempertahankan BI 7-day RR Rate di level 3,50%.

Oleh sebab itu, saham-saham yang dapat diperhatikan pada Senin (20/9), di antaranya BBCA, BBNI, BTPS dan cermati peluang speculative buy pada BBRI dan BMRI.

Di luar saham bank, antara lain ASII, UNTR dan ERAA. (hut)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN