Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan perjanjian restrukturisasi antara PT Cimanggis Cibitung Tollways dan kreditur investasi. (ist)

Penandatanganan perjanjian restrukturisasi antara PT Cimanggis Cibitung Tollways dan kreditur investasi. (ist)

BUJT Waskita Toll dan 23 Bank Teken Restrukturisasi Rp 3,8 Triliun

Selasa, 21 September 2021 | 22:14 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), salah satu badan usaha jalan tol (BUJT) PT Waskita Toll Road (WTR), anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), bersama 23 bank sepakat menandatangani perjanjian Restrukturisasi Covid senilai Rp 3,8 triliun. Perjanjian ini bertujuan menyesuaikan kemampuan CCT dalam membayar utang kepada para kreditur investasi.

Fasilitas kredit sindikasi itu melibatkan 23 bank, yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Panin, Bank Jatim, Bank Jateng, Bank Bali, Bank Nagari, Bank NTT, Bank Maluku Malut, Bank Papua, Bank Kalsel, Bank Kaltim Kaltara, Bank Lampung, dan Bank Kalbar.

Lainnya adalah Bank Sumut, Bank Syariah Indonesia, Bank Kaltim Kaltara Syariah, Bank Panin Dubai BS, Bank Kalsel Syariah, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank BJB Syariah, Bank Jatim Syariah, serta Bank Aceh Syariah.

Menurut Direktur Utama PT Waskita Toll Road, Septiawan Andri Purwanto, program Restrukturisasi Covid bertujuan menyesuaikan kemampuan CCT dalam membayar utang kepada para kreditur.

“Restrukturisasi Covid ini juga dilakukan sebagai pemenuhan kewajiban untuk mempertahankan financial covenant sesuai perjanjian kredit investasi,” kata Septiawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/9).

Direktur Utama CCT, Thorry Hendrarto menambahkan, program tersebut akan membantu CCT memenuhi kewajibannya kepada para kreditur, sekaligus melaksanakan operasional untuk menyukseskan dan mendukung program pemerintah membangun Jalan Tol Cimanggis – Cibitung.

Dari Penarikan KI-IDC

Septiawan Andri Purwanto menjelaskan, dalam perjanjian tersebut, ke-23 bank sepakat memberikan restrukturisasi kepada CCT dengan mekanisme 70% dari pembayaran bunga kredit investasi (KI) pokok berasal dari penarikan KI interest during construction (IDC).

Jika fasilitas KI-IDC sudah fully drawdown sebelum masa periode restrukturisasi berakhir, skema pembayaran selanjutnya adalah tingkat suku bunga sebesar 3,00% sampai 22 Maret 2022.

Suku bunga yang ditangguhkan sebesar reference rate ditambah margin dikurangi 3,00% sampai 22 Maret 2022, dibayarkan pada tanggal pembayaran bunga ditangguhkan. Lalu suku bunga yang berlaku sesuai tingkat suku bunga yang ditetapkan (reference rate ditambah margin) dimulai pada 23 Maret 2022.

Mekanisme pembayaran bunga KI-IDC, kata Septiawan, dilihat dari tingkat suku bunga sebesar 3,00% pada tanggal pembayaran bunga terhitung sejak 23 Juli 2021 hingga 24 Maret 2022.

“Kemudian suku bunga yang ditangguhkan sebesar reference rate ditambah margin dikurangi 3,00% sejak 23 Juli 2021 hingga 22 Maret 2022, dibayarkan pada tanggal pembayaran bunga ditangguhkan,” tutur dia.

Adapun pembayaran bagi hasil KI-syariah, menurut Septiawan, dilakukan lewat mekanisme bagi hasil setara 3,00% pada tanggal pembayaran bunga terhitung sejak 25 Juli 2021 sampai 22 Maret 2022.

“Lalu bagi hasil yang ditangguhkan sebesar reference rate ditambah margin dikurangi 3,00% sejak tanggal 25 Juli 2021 sampai 24 Maret 2022, dibayarkan pada tanggal pembayaran bunga ditangguhkan,” ujar dia.

Divestasi Rampung Oktober

Pada bagian lain, Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan, Waskita Karya melalui WTR juga telah melaksanakan penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat (PJBB) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia atas 55% saham milik WTR di ruas tol Cibitung-Cilincing.

Berdasarkan PJBB, indicative proceed dari transaksi divestasi mencapai Rp 2,49 triliun. Waskita menargetkan divestasi rampung pada Oktober 2021.

“Divestasi Waskita pada ruas Tol Cimanggis-Cibitung masih dalam proses pemenuhan syarat pelaksanaan perjanjian jual beli yang diatur dalam PJBB,” ucap Ratna kepada Investor Daily, Senin (20/9).

Ruas Tol Cimanggis - Cibitung merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 sepanjang 26,18 km. Ruas yang terbagi dalam dua seksi ini menghubungkan Cimanggis, Kota Depok, dan Cibitung, serta Kabupaten Bekasi.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN