Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Mitrabara Adiperdana Tbk. Foto: Perseroan.

PT Mitrabara Adiperdana Tbk. Foto: Perseroan.

Mitrabara  akan Tebar Dividen Interim Rp 414 Miliar

Senin, 27 September 2021 | 11:34 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) akan membagikan divdiden interim tahun buku 2021 sebesar Rp 414 miliar. Aksi tebar dividen  emiten batu bara ini telah disetujui rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar pada 24 September 2021.

Berdasarkan keterangan resmi manajemen Mitrabara, Senin (27/9), dividen interim sebesar Rp 414 miliar tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan dengan jumlah 1,22 miliar saham, sehingga  pemegang saham akan menerima Rp 338 per saham.

Adapun cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 5-6 Oktober 2021. Sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai akan dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2021.

Recording date dilakukan pada 7 Oktober 2021 dan pembayaran dividen interim tahun buku 2021 dilaksanakan pada 15 Oktober 2021,” papar manajemen perseroan.

Mitrabara Adiperdana berencana mengoptimalkan kinerja tiga anak usaha tahun ini. Untuk mendukung aksi tersebut, perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 1,84 juta.

Lima Anak Usaha

Direktur Keuangan Mitrabara Adiperdana, Eric Rahardja menjelaskan, sampai saat ini perseroan memiliki lima anak usaha, yakni PT Baradinamika Mudasukses, PT Duta Bara Utama, PT Engie Cipta Tenaga Surya, PT Mitra Malinau Energi, dan PT Malinau Hijau Lestari.

"Tahun ini kami akan memfokuskan pengembangan Duta Bara Utama, Engie Cipta Tenaga Surya, dan Malinau Hijau Lestari," tutur Eric dalam acara paparan publik secara virtual.

Eric mengungkapkan, anak usaha pertama perseroan, Malinau Hijau Lestari, akan mengembangkan wood pellet atau perkebunan energi. Melalui anak usaha tersebut, Mitrabara menargetkan produksi wood pellet sebanyak 100-120 ribu ton per tahun pada 2023.

Selanjutnya untuk Engie Cipta Tenaga Surya, Mitrabara akan membangun proyek rooftop solar panel dengan target kapasitas 20 MW pada 2021. Perseroan berharap kapasitas tersebut bisa terus meningkat setiap tahunnya. "Kami menargetkan kapasitas rooftop solar panel meningkat menjadi 100 MW pada 2025," tutur dia.

Terakhir, perseroan juga akan mengembangkan Duta Bara Utama yang fokus pada pertambangan batu bara. “Dutabara Utama masih memiliki life on mine sebesar 24 juta ton dan cadangan 16 juta ton sehingga potensinya masih besar untuk dikembangkan,” kata Presiden Direktur Mitrabara Adiperdana, Khoirudin.

Mitrabara baru memiliki 26% kepemilikan di Duta Bara Utama. Mitrabara belum berencana menambah kepemilikan di perusahaan tersebut.

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN