Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melilhat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melilhat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Net Buy Rp 327,48 Miliar, Asing Borong MPPA, ADRO, dan UNTR

Selasa, 28 September 2021 | 11:50 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 327,48 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (28/9), ditutup melemah tipis 2,6 poin (0,04%) menjadi 6.119,90.

Net buy saham oleh pemodal asing melanda saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) senilai Rp 195,74 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 140,48 mmiliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 79,93 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 41 miliar, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 30,81 miliar.

Sedangkan lima saham yang mencetak penjualan bersih (net sell) saham hingga akhir sesi I hari ini adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 62,17 miliar, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) Rp 34,16 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 21,42 miliar, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) Rp 19,78 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 17,46 miliar.

Terkait penurunan IHSG sesi I hari ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,09, sektor transportasi dan logistik 0,80%, sektor keuangan 0,76%, dan sektor kesehatan 0,61%. Sedangkan penguatan malanda saham sektor energi hingga 6,36%, sektor consumer cyclicals sebanyak 1,99%, serta saham sektor properti dan real estat mencapai 0,13%.

Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham ini berhasil menguat pesat, seperti saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) naik Rp 21 (31,34%) menjadi Rp 88, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) menguat Rp 26 (28,26%) menjadi Rp 118, PTGlobe Kita Terang Tbk (GLOB) menguat Rp 44 (25,88%) menjadi Rp 214, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik Rp 33 (22,76%) menjadi Rp 178, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) menguat Rp 345 (22,62%) menjadi Rp 1.870.

Sedangkan pelemahan melanda lima saham ini, yaitu saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA), PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX), dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN