Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Arkha Jayanti Persada Dwi Hartanto menybutkan bahwa penjualan perseroan kuartal I-2020 turun 64,69% menjadi Rp 6 miliar.

Direktur Utama Arkha Jayanti Persada Dwi Hartanto menybutkan bahwa penjualan perseroan kuartal I-2020 turun 64,69% menjadi Rp 6 miliar.

Arkha Jayanti Persada Raih Kontrak JO Hyundai Rp 620 Miliar

Selasa, 28 September 2021 | 12:13 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id – Perusahaan operisa bersaham (joint operation/JO) Hyundai-Rekind-PP menunjuk PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) atau AJP untuk mengambil alih kontrak discoping dengan total pekerjaan steel fabricator atau fabrikasi baja sebesar 23.000 ton. Nilai kontrak tersebut diperkirakan mencapai Rp 620 miliar.

"Sejak awal, kami berupaya sungguh-sungguh dan professional menunjukkan kepada JO Hyundai-Rekind-PP bahwa Arkha Jayanti sanggup mengerjakan pekerjaan yang diberikan. Berbekal manajemen, peralatan, mesin-mesin dan pengalaman, kami sangat optimistis untuk menyelesaikan pekerjaan yang ditawarkan oleh JO,” kata Direktur Utama Arkha Jayanti Persada Dwi Hartanto dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (28/9).

AJP tengah dalam proses penyelesaian pekerjaan pembangunan pengembangan kilang PT Pertamina dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dengan jumlah tonase sebesar 1.200 ton. Proyek itu digarap setelah emiten yang bergerak dalam bidang industri manufaktur dan fabrikasi komponen alat-alat berat, karoseri body dump truck, kontruksi baja, fabrikasi peralatan minyak & gas, dan jasa pengangkutan batubara tersebut melaksanakan kontrak dengan PT Hutama Karya dalam pembangunan pembangkit listrik di Muara Tawar di Jawa Barat.

Progress setiap proyek yang dikerjakan perusahaan kini berada di atas rata-rata penyedia lainnya dan ini menjadi perhatian khusus bagi JO Hyundai-Rekind-PP di tengah-tengah lambatnya penyelesaian kontrak dengan perusahaan penyedia baja lainnya. Pasalnya, proyek RDMP yang saat ini sedang dituntut percepatannya, menjadikan JO Hyundai Cs harus mengambil langkah taktis dan strategis dengan mendiscoping perusahaan perusahaan yang sebelumnya memperoleh kontrak namun tidak menunjukkan kinerja yang memadai.

Sementara itu, saat ini perusahaan tengah melakukan sejumlah hal untuk meningkatkan performa usaha. Meski sempat mengalami penurunan kinerja keuangan pada tahun buku 2020, namun ia optimistis perusahaan akan mencatatkan keuangan yang lebih baik pada 2021 dibanding tahun sebelumnya.

Adapun, sepanjang semester I-2021, perseroan meraih laba bersih tahun berjalan sebanyak Rp 408,11 juta, dibandingkan rugi neto Rp 16,05 miliar tahun sebelumnya. Kemudian pendapatan tercatat sebesar Rp 35,95 miliar hingga periode 30 Juni 2021 naik dari pendapatan Rp 19,32 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN