Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan produksi emas. Foto: PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

Kegiatan produksi emas. Foto: PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

Kembangkan Pembangkit Listrik Geothermal, Archi dan Ormat Bentuk JV

Kamis, 30 September 2021 | 08:49 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Archi Indonesia Tbk (ARC) bersama dengan Ormat Technologies Inc (ORA) telah membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) yakni PT Toka Tindung Geothermal (TTG). Aksi bisnis ini ditujukan untuk kegiatan eksplorasi proyek geothermal.

Direktur Utama Archi Indonesia Ken Crichton mengatakan, perusahaan patungan tersebut dibentuk untuk mengeksplorasi potensi dari prospek energi geothermal di wilayah Bitung, Sulawesi Utara, terutamanya di area konsesi tambang emas Toka Tindung. Hal ini juga sejalan dengan target Pemerintah untuk mengembangkan pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan.

Adapun komposisi kepemilikan dari TTG, berdasarkan penyelesaian beberapa persyaratan yang tertuan di perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) adalah 75% kepemilikan oleh Ormat dan sisanya 25% kepemilikan oleh Archi Indonesia.

TTG memiliki tujuan untuk mengembangkan proyek pembangkit listrik geothermal di area konsesi tambang Toka Tindung secara eksklusif. Ormat akan melaksanakan program pengeboran eksplorasi Klabat Wineru di provinsi Sulawesi Utara dan termasuk pengembangan program pengeboran rancangan, rekayasa, pengadaan, pembiyaan, konstruksi, pengujian, komisioning, kepemilikan, pengelolaan, pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas geothermal.

“Kami sangat gembira dengan penandatanganan kerja sama ini, dimana kami memasuki babak dan mencapai milestone baru untuk perusahaan kami. Archi sangat bangga menjadi bagian dari proyek geothermal nasional, dimana ini sesuai dengan komitmen kami untuk mendukung lingkungan yang berkelanjutan melalui sumber energi terbarukan,” jelas Ken dalam keterangan resmi belum lama ini.

Chief Executive Officer Ormat Doron Blachar mengatakan, Ormat berkomitmen untuk mengeksplorasi dan mengembangkan sumber daya geothermal di seluruh dunia. Adapun aktivitas di Indonesia, merupakan pasar yang menarik dengan sumber daya yang signifikan, juga terdapat dukungan dari pemerintah yang kuat, sehingga akan membantu untuk mencapai rencana pertumbuhan perusahaan.

“Perjanjian kerja sama dengan Archi, yang merupakan kemitraan ketiga kami di Indonesia, mampu mempercepat upaya serta menambah kepercayaan kami untuk

mengembangkan pertumbuhan kami di Indonesia serta memberikan energi bersih yang terbarukan kepada masyarakat Indonesia,” jelas Doron.

Di sisi lain, Archi Indonesia pada tahun ini menargetkan produksi emas mencapai 148 kilo ons pada semester II-2021. Target ini naik 23,33% dari raihan produksi emas perseroan pada tahun 2020 lalu. Dengan demikian total produksi emas yang diincar oleh perseroan sepanjang 2021 yakni berkisar di antara 220 kilo ons hingga 230 kilo ons.

Dalam keterangan tertulis, Ken menjelaskan, kenaikan produksi emas pada semester kedua akan didorong dari akses terhadap Araren tahap 5, yang memiliki kadar lebih tinggi, yang akan menjadi sumber utama bijih emas yang diproses di Archi. Adapun berdasarkan perencanaan penambangan Archi saat ini, jumlah itu mencerminkan pertumbuhan sebesar 5% – 10% dari jumlah produksi emas pada tahun lalu.

Perseroan juga melakukan peningkatan kapasitas pabrik pengolahan mencapai 4,0 juta ton per tahun, serta mobilisasi dari penambahan armada pertambangan yang termasuk 18 unit truk berkapasitas 100 ton dan 2 unit ekskavator berkapasitas 120 ton.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan posisi keuangan yang kuat, dengan prioritas untuk menjaga posisi kas serta mengurangi utang,” jelas dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN