Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Banten. (Beritasatu.com)

Bank Banten. (Beritasatu.com)

Habis Rights Issue, Gubernur Banten Sebut BEKS akan Terbang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT BPD Banten Tbk (BEKS) tengah mengger penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.  Memasuki periode perdagangan HMETD selama 14 Oktober-21 Oktober 2021, Bank Banten mendapat dukungan dari pemangku kepentingan perseroan.

Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan, Pemprov Banten mendukung penuh RI terhadap yang sedang berlangsung dan mengajak para investor untuk bersama-sama membangun Bank Banten.

"Pemprov Banten selalu berkomitmen membantu penyehatan Bank Banten serta berharap proses rights issue yang sedang berlangsung bisa membuat Bank Banten take off dan bersaing dengan BPD lainnya,” kata Wahidin, belum lama ini.

Gubernur Banten juga menegaskan, Pemprov Banten akan selalu bersama manajemen untuk memajukan Bank Banten.

Dirut Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, rights issue adalah momentum yang tepat bagi para investor dan warga Banten untuk berinvestasi di Bank Banten. Sebab, Bank Banten mempunyai empat milestone ke depan.

Tahun 2021 adalah tahun foundation building, 2022 tahun akselerasi, 2023 tahun sustainable growth, dan l 2024 tahun market leader. Harga pelaksanaan rights issue Rp 77 per saham, harga yang menarik untuk investasi. Total dana hasil RI Rp 1,8 triliun.

Sejauh ini, perseroan masih berdiskusi dengan calon pembeli siaga rights issue, seperti Reliance Group. Kabar terbaru, Grup Mega Karya Anugrah (MKA) yang bergerak di bidang pertambangan dan berkantor pusat di Yogyakarta juga berkomitmen membeli saham BEKS melalui rights issue senilai Rp 1,8 triliun.

Bahkan, dana MKA untuk memborong saham BEKS sudah siap. Itu artinya, MKA siap menelan seluruh saham rights issue yang tak diserap pemegang saham lama. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN