Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kebun sawit. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Kebun sawit. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Berkah Kenaikan Harga dan Produksi CPO bagi Sawit Sumbermas

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:43 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) bersamaan dengan peningkatan volume produksi berpotensi mendongkrak kinerja keuangan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) tahun ini.

Dengan dua faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik proyeksi laba bersih Sawit Sumbermas menjadi Rp 1,19 triliun tahun ini dibandingkan perkiraan semula Rp 825 miliar.

Target tersebut juga bertumbuh signifikan dari realisasi tahun 2020 yang senilai Rp 577 miliar. Margin keuntungan bersih (net margin) perseroan juga direvisi naik dari 17,3% menjadi 22,6%.

Begitu juga dengan pendapatan perseroan direvisi naik dari Rp 4,77 triliun menjadi Rp 5,25 triliun tahun ini dibandingkan perolehan tahun 2020 yang sebesar Rp 4,01 triliun.

Target tersebut mempertimbangkan peningkatan rata-rata harga jual CPO sepanjang tahun ini dibandingkan estimasi semula.

Harga saham SMSS dalam satu dekade terakhir
Harga saham SMSS dalam satu dekade terakhir

Analis BRI Danareksa Sekuritas Andreas Kenny mengungkapkan, tren peningkatan produksi Sawit Sumbermas telah terlihat pada semester I-2021 dengan pertumbuhan 9,2% atau di atas perkiraan. Perseroan juga didukung oleh adanya penyesuaian penguatan ekspor CPO yang berdampak terhadap penurunan beban pungutan ekspor. Hal ini diharapkan mendorong peningkatan laba bersih perseroan, seiring dengan kenaikan harga jual ekspor CPO.

Mengenai keinginan Sawit Sumbermas untuk melaksanakan pembiayaan kembali (refinance) obligasi global senilai US$ 300 juta, Andreas menyebutkan bahwa hal itu diharapkan dapat menekan beban bunga, karena tingkat bunga perbankan saat ini lebih rendah. “Perseroan juga bakal ditopang oleh anak usahanya,

Kinerja keuangan Sawit Sumbermas
Kinerja keuangan Sawit Sumbermas

PT Citra Borneo Utama (CBU), yang mulai membukukan keuntungan pada semester I-2021 senilai Rp 19,4 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencatat rugi bersih Rp 154,6 miliar,” tulis  Andreas dalam risetnya.

Sebab itu, dia mempertahankan rekomendasi beli saham SSMS dengan target harga Rp 1.900. Target harga tersebut telah mempertimbangkan revisi naik target kinerja keuangan Sawit Sumbermas, seiring revisi naik perkiraan harga CPO dari 3.200 ringgit Malaysia per ton menjadi 3.600 ringgit Malaysia per ton.

Adapun proyeksi harga jual CPO perseroan direvisi naik dari Rp 8.720 per kilogram (kg) menjadi Rp 9.518 per kg. Begitu juga dengan produksi CPO perseroan diperkirakan mencapai 505 ribu ton tahun ini

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN