Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Executive Director Salim Group  Axton Salim, President Director DCI Toto Sugiri, dan Director PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur (DISM)  Ricky Garyati, Kamis (21/10), meresmikan penggunaan data center H2 yang dikembangkan di atas lahan seluas 86 hektare. Gedung data center yang dinamai H2-01 didirikan setinggi 10 lantai.

Executive Director Salim Group Axton Salim, President Director DCI Toto Sugiri, dan Director PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur (DISM) Ricky Garyati, Kamis (21/10), meresmikan penggunaan data center H2 yang dikembangkan di atas lahan seluas 86 hektare. Gedung data center yang dinamai H2-01 didirikan setinggi 10 lantai.

TERBESAR DI INDONESIA

DCI Indonesia dan Grup Salim Siap Operasikan Data Center H2

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:46 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id –  Project kerja sama strategis perdana Anthoni Salim dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) untuk pembangunan kompleks hyperscale data center park bernama H2 sudah dituntaskan. Kompleks data center yang teletak di Pertiwi Lestari Industrial Estate, Karawang tersebut, siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Gedung H2-01 yang dibangun sejak kuartal IV-2020 ini telah berstatus siap beroperasi dan menjadi bagian dari fasilitas data center hyperscale terbesar di Indonesia. Sedangkan acara soft opening gedung H2-01 dihadiri oleh Executive Director Salim Group Axton Salim, President Director DCI Toto Sugiri, dan Director PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur (DISM) Ricky Garyati, Kamis (21/10).

Data center dikembangkan di atas lahan seluas 86 hektare. Gedung data center yang dinamai H2-01 didirikan setinggi 10 lantai. Dari total lantai tersebut, sebanyak 6 lantai merupakan data hall dengan total kapasitas sebesar 3.000 rak dengan total daya listrik sebanyak 15 MW.

Axton Salim mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dengan total populasi sebesar 256 juta, namun kapasitas data center per kapita paling rendah, dibandingkan dengan negara lain di dunia. Jika rata-rata konsumsi per kapita adalah 10 watt, data center Indonesia dapat bertumbuh mencapai 2.700 watt ke depan.

Cushman & Wakefield dalam laporan berjudul Data Center in South East Asia poised for Rapid Growth pada August 2019 menyebutkan bahwa dengan kehadiran data center H2 seluas 791 hektare dan total kapasitas hingga 600 MW diharapkan berkontribusi sebanyak 22% terhadap total data center di Indonesia.

Sebagai carrier neutral data center, H2 mampu memenuhi kebutuhan hyperscale data center, termasuk layanan colocation, layanan interconnection dan juga ruang bekerja. Hingga kini, H2 telah dipercaya oleh pelanggan internasional dengan tersewanya dua lantai gedung data center H2.

“Tingkat kebutuhan data center di Indonesia meningkat drastis dalam dua tahun terakhir. Digitalisasi terus berkembang pesat dengan adaptasi komputasi awan yg terus meningkat, disertai dengan aktivitas sekolah dan kerja dari rumah selama pandemi. Kompleks hyperscale data center H2 dibangun dengan latar belakang tersebut dengan prinsip eco-sustainable, yaitu dengan memasang solar panel power sebagai salah satu sumber listrik di kawasan data center,” jelas Axton Salim.

 

Solar Panel

Sebagai salah satu kompleks data center terbesar di Asia Tenggara, H2 didesain dengan standar internasional. Tidak hanya akan menjadi salah satu pemain global, data center dioperasikan dengan menggunakan energi terbarukan dari solar panel farm di area yang sama sehingga lebih ramah lingkungan.

“Gedung H2-01 merupakan permulaan dari kawasan hyperscale H2. Area kompleks ini bisa dibangun hingga kapasitas 600MW,” tambah Axton.

H2 telah berkomitmen untuk memastikan skalabilitas layanan di H2 Data Center selalu terjaga dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini H2 telah mengandeng tiga provider jaringan yaitu Indonet, Matrix NAP Info, dan TransIndonesia Network.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN