Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL

RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL

Pandemi Mereda, Mitra Keluarga Tetap Yakin Pendapatan Tumbuh 25%

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:50 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) optimistis membukukan peningkatan pendapatan sebesar 25% sepanjang tahun 2021. Target tersebut akan dikejar dengan beragam strategi di tengah penurunan jumlah kasus Covid-19.

Head of Investor Relations Mitra Keluarga Aditya Widjaja mengatakan, setelah pandemi Covid-19 mereda, perseroan memulai kampanye zona hijau untuk beberapa rumah sakit yang mengalami nihil kasus. ”Dengan demikian, diharapkan para pasien yang sebelumnya menunda untuk pergi ke rumah sakit, bisa mulai kembali normal,” kata dia kepada Investor Daily, akhir pekan lalu.

Untuk pertumbuhan ke depan, perseroan akan melanjutkan ekspansi rumah sakit, baik secara greenfield ataupun akuisisi minimal satu hingga dua rumah sakit per tahun. Ekspansi ini akan diiringi dengan peningkatan intensitas dan kompleksitas layanan di rumah sakit yang ada.

“Perseroan juga membidik peningkatan earning before interest, tax, amortization, and depreciation (EBITDA) sebesar 29-33% tahun ini. Strategi itu sesuai dengan rencana kerja jangka panjang kami,” tuturnya.

Mitra Keluarga tengah membangun dua rumah sakit baru di Cikarang, Jawa Barat dan Tangerang Selatan, Banten. Perseroan memperkirakan pembangunan rumah sakit tersebut tuntas pada paling lambat kuartal-IV pada 2022.

Sementara itu, hingga semester pertama 2021, perseroan telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 99 miliar dari total belanja modal yang dianggarkan tahun ini senilai Rp 350 miliar. Sebagian besar dana digunakan untuk keperluan pembiayaan peralatan medis dan peralatan kantor.

Sebelumnya, Mitra Keluarga memutuskan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham tahap kedua. Dalam aksi ini, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar dengan harga pembelian saham paling tinggi Rp 2.500.

Direktur Mitra Keluarga Joyce V Handajani menyebutkan, total saham yang dibeli perseroan dalam program buyback tahap pertama atau periode 23 Agustus-14 September 2021, mencapai 48,06 juta saham atau senilai Rp 112,93 miliar.

Menurut Joyce, pembelian kembali saham tahap kedua dilaksanakan mulai 15 September-14 Desember 2021. Dengan anggaran Rp 200 miliar, perseroan siap membeli paling banyak 80 juta saham.

Program buyback saham tersebut dibiayai kas internal perusahaan. Sebab Mitra Keluarga memiliki modal kerja dan cadangan dana yang memadai. Program buyback tidak akan berdampak terhadap pendapatan perseroan.

Rencana pembelian kembali saham akan mengakibatkan penurunan jumlah saham beredar, namun diperkirakan meningkatkan laba per saham. Program pembelian kembali saham diharapkan menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Pun, memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental.

“Aksi korporasi ini juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang. Saham treasuri dapat dijual di masa mendatang dengan nilai yang optimal, jika perseroan memerlukan penambahan modal,” ujar Joyce.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN