Menu
Sign in
@ Contact
Search
PTPP Catat Pertumbuhan Laba

PTPP Catat Pertumbuhan Laba

Kejar Kontrak Baru, PTPP Optimalkan Tender Proyek Pemerintah dan BUMN

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:17 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka, terbesar, dan terdepan di Indonesia, akan mengoptimalkan proyek strategis yang ditawarkan pemerintah dan BUMN guna merealisasikan target kontrak baru sepanjang tahun ini. Sedangkan kontrak baru perseroan hingga September 2021 tumbuh 14,62% menjadi Rp 13,48 triliun.

Manajemen perseroan sebelumnya menyebutkan target kontrak baru tahun ini senilai Rp 30,1 triliun, dibandingkan raihan sepanjang tahun 2020 senilai Rp 22,26 triliun. “Sampai akhir September2021, PP membukukan kenaikan kontrak baru sebesar 14,62% menjadi Rp 13,48 triliun. Sedangkan guna meraih target kontrak baru tahun ini, PTPP akan berfokus kepada proyek-proyek strategis yang dimiliki oleh Pemerintah dan BUMN,” ujar Corporate Secretary PTPP Yuyus Juarsa melalui terangan resmi di Jakarta, Senin (25/10).

Selain gencar membidik proyek pemerintah dan BUMN, dia mengatakan, PTPP akan tetap menjalankan strategi yang telah disusun sebelumnya dimana untuk strategi jangka pendek, PTPP akan terus mempertahankan peningkatan kapabilitas perusahaan di sektor infrastruktur, gedung, jalan dan jembatan, serta infrastruktur air, pelabuhan dan juga airport. Begitu pula pada sektor EPC, perusahaan akan terus berekspansi pada sektor energi terbarukan (EBT).

Hingga September 2021, PTPP membukukan kontrak baru sebesar Rp 13,48 triliun hingga akhir September 2021. Raihan tersebut bertumbuh 14,62% dari periode sama tahun 2020 senilai Rp 11,76 triliun.

Sejumlah proyek yang dimenangkan perseroan hingga September 2021, yaitu proyek tol Junction Dawuan sebesar Rp 825 miliar, pembangunan Pegadaian Tower sebesar Rp 594 miliar, Dredging Benoa sebesar Rp 583 miliar, Gedung Kejaksaan Agung RI sebesar Rp. 500 miliar, Kantor Gubernur Papua sebesar Rp 357 miliar, Labuan Bajo Airport Building sebesar Rp 357 miliar, dan Jalan KIT Batang Fase 1.4 sebesar Rp 350 miliar.

Perseroan juga memenangkan tender poryek penataan Kasawan Pura Besakih sebesar Rp 344 miliar, Mandalika Infrastructure Fase 2 sebesar Rp 342 miliar, Infrastruktur Kabupaten Alor sebesar Rp 271 miliar, pembangunan RS Banten sebesar Rp 241 miliar, Taman Ismail Marzuki Phase 3 Rp 226 miliar, Irigasi Bintang Bano sebesar Rp 212 miliar, Pekerjaan Tambah Jalan Tol Manado-Bitung sebesar Rp 208 miliar, dan lain-lain.

Dia mengatakan, kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 59% hingga September 2021. Sedangkan sisanya proyek pemerintah sebesar 32% dan lainnya sebesar 9% terhadap total kontrak baru. Sedangkan, kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu jalan dan jembatan sebesar 47,99%, gedung sebesar 35,91%, irigasi mencapai 6,09%, port sebesar 5,20%, industri sebesar 2,01%, bandara sebesar 1,48%, power plant sebesar 0,74%, serta minyak dan gas sebesar 0,58%.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com