Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Itama Ranoraya Tbk

Itama Ranoraya Tbk

Pendapatan Capai Rp 1 Triliun, Itama Ranoraya Cetak Lonjakan Laba Bersih 841%

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:36 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) kembali mencetak lonjakan laba bersih sebanyak 841% menjadi Rp 84,9 miliar sampai September 2021, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 9,03 miliar. Lonjakan tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan sebanyak 671,1% dari Rp 141,1 miliar menjadi Rp 1,09 triliun.

Sedangkan Secara kuartalan (QoQ), penjualan perseroan pada kuartal III-2021 bertumbuh 54,6% menjadi Rp 521,2 miliar, dibandingkan kuartal II-2021 senilai Rp 337 miliar. Lonjakan kinerja keuangan emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) ini memperkuat keyakinan manajamen terhadap target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2021 berkisar 80-100%.

Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto Setno Raharjo mengatakan, pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perseroan pada kuartal III-2021 berada di atas performa kuartal I dan kuartal II. Begitu juga dengan margin keuntungan bersih naik dari 6,4% menjadi 7,8%. Neraca keuangan perseroan juga tumbuh pesat dengan kenaikan ekuitas signifikan pasca penjualan saham treasury.

Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto Satno Raharjo
Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto Satno Raharjo

“Per 30 September 2021, ekuitas naik signifikan dan di saat yang sama total utang turun signifikan. Hal ini membuat posisi neraca perseroan semakin kuat. Rasio utang terhadap ekuitas turun menjadi sebesar 0,8x. Bahkan, rasio utang berbunga terhadap ekuitas berada pada level yang sangat rendah di bawah 0,1x. Rasio utang perseroan diperkirakan kembali turun pada akhir tahun, seiring dengan realisasi penjualan di kuartal IV-2021. Artinya, perseroan memiliki struktur permodalan yang sangat solid dengan kemampuan leverage yang besar”, jelas Pratoto melalui penjelasan resminya di Jakarta, Senin (25/10).

Terkait kinerja keuangan hingga akhir tahun, dia mengatakan, optimistis target tercapai dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2021 berkisar 80-100%. “Insya Allah, kami optimis dapat merealisasikan target pendapatan dan laba bersih kami untuk tahun 2021. Hal lain yang juga sangat penting tahun ini adalah kami bisa menyelesaikan transaksi tahap pertama untuk proses akuisisi PT Oneject Indonesia, sebagai bagian komitmen kami terhadap rencana transformasi bisnis kami,” terang Pratoto.

Itama Ranoraya juga mencatatkan kenaikan ekuitias sebanyak 84,7% menjadi Rp 508,1 miliar pada September 2021, dibandingkan semester I-2021. Kenaikan tersebut berasal dari realisasi penjualan saham treasury kepada PT Global Dinamika Kencana yang merupakan transaksi awal (uang muka) untuk akuisisi 51% PT Oneject Indonesia.

Sementara liabilitas perseroan turun hingga 44,3% dari Rp 699,9 miliar pada kuartal II-2021 menjadi Rp 389,7 miliar hingga akhir September 2021. Penurunan terbesar berasal dari penurunan utang dagang, seiring dengan tingginya realisasi penjualan di kuartal III2021. Kenaikan ekuitas yang disertai dengan penurunan liabilitas membuat rasio utang terhadap modal perseroan turun di bawah 1x menjadi 0,8x dari posisi sebelumnya di akhir semester I-2021 sebesar 2,5x dan akhir tahun 2020 sebesar 1,2x.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN