Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk Sido Muncul. Foto: dok.

Produk Sido Muncul. Foto: dok.

Sido Muncul Makin Berenergi

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:29 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) kembali menorehkan pertumbuhan kinerja keuangan yang pesat hingga kuartal III-2021. Sido Muncul berhasil membukukan peningkatan penjualan dan margin keuntungan, yang kemudian mendorong kalangan analis untuk merevisi naik proyeksi kinerja keuangan perseroan tahun ini.

Pertumbuhan kinerja keuangan Sido Muncul sejalan dengan tingginya permintaan produk perseroan, penguatan kesadaran hidup sehat masyarakat, peningkatan kapasitas produksi, dan perluasan pasar di dalam maupun luar negeri.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengungkapkan, kinerja keuangan Sido Muncul hingga September 2021 telah melampaui estimasi BRI Danareksa Sekuritas dan konsensus analis.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik proyeksi kinerja keuangan Sido Muncul tahun 2021-2023.

Harga saham SIDO dalam sembilan tahun terakhir
Harga saham SIDO dalam sembilan tahun terakhir

Adapun proyeksi laba bersih Sido Muncul tahun ini dinaikkan menjadi Rp 1,18 triliun dari Rp 1,09 triliun. Begitu juga dengan proyeksi penjualan dinaikkan menjadi Rp 3,93 triliun dari Rp 3,73 triliun. Proyeksi margin keuntungan bersih (net margin) dinaikkan menjadi 30,2% dari 29,4%.

Tahun depan, proyeksi laba bersih Sido Muncul dinaikkan menjadi Rp 1,31 triliun dari Rp 1,2 triliun. Proyeksi penjualan dinaikkan menjadi Rp 4,38 triliun dari Rp 4,14 triliun. Proyeksi net margin dinaikkan menjadi 29,9% dari 29,1%.

Selanjutnya, pada 2023, proyeksi laba bersih Sido Muncul direvisi naik menjadi Rp 1,45 triliun dari Rp 1,33 triliun. Proyeksi penjualan dinaikkan menjadi Rp 4,89 triliun dari Rp 4,61 triliun. Proyeksi net margin dinaikkan menjadi 29,8% dari 28,9%.

“Revisi naik proyeksi kinerja keuangan tersebut juga didasari oleh tingginya optimisme manajemen Sido Muncul terhadap lonjakan kinerja pada kuartal terakhir tahun ini. Kuartal terakhir setiap tahun menjadi torehan pertumbuhan tertinggi perseroan, apalagi kondisi ekonomi Indonesia diprediksi lebih baik pada kuartal terakhir tahun ini,” tulis Natalia dalam risetnya.

Lompatan kinerja keuangan perseroan juga didukung oleh pelonggaran aktivitas masyarakat yang berdampak pada peningkatan jumlah orang yang bepergian.

Hal ini akan memicu konsumsi suplemen untuk menjaga kesehatan dan menaikkan imun tubuh, sehingga berdampak terhadap penyerapan sejumlah produk perseroan.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik target harga saham SIDO dari Rp 930 menjadi Rp 1.000. Target harga tersebut juga merefleksikan penguatan pangsa pasar perseroan di kawasan timur Indonesia. Target harga tersebut juga mencerminkan perkiraan PE tahun 2021 sekitar 18,1 kali.

Melampaui Ekspektasi

Ringkasan kinerja keuangan Sido Muncul
Ringkasan kinerja keuangan Sido Muncul

Hingga kuartal III-2021, Sido Muncul berhasil mencetak kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 35% menjadi Rp 865,49 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 640,81 miliar.

Menurut Natalia, kuatnya pertumbuhan kinerja keuangan Sido Muncul ditopang oleh peningkatan penjualan Tolak Angin, minuman kesehatan, dan vitamin C. Kenaikan juga didukung oleh pertumbuhan penjualan ekspor produk tersebut ke sejumlah negara pada kuartal III-2021.

“Dengan pertumbuhan penjualan yang solid, laba bersih perseroan senilai Rp 865 miliar hingga September 2021 telah melampaui estimasi kami dan consensus analis. Perolehan tersebut setara dengan 79% dari estimasi kami dan 80% dari konsensus analis,” ungkap dia.

Sebelumnya, Direktur Sido Muncul Leonard mengatakan, peningkatan laba bersih perseroan sejalan dengan peningkatan penjualan yang sebesar 23% menjadi Rp 2,77 triliun sampai September 2021 dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 2,26 triliun.

Kegiatan di pabrik Sido Muncul. Foto: DAVID
Kegiatan di pabrik Sido Muncul. Foto: DAVID

“Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mendorong lonjakan permintaan pasar untuk produk suplemen daya tahan tubuh dan vitamin perseroan. Kami mengoptimalkan permintaan pasar tersebut melalui produk-produk herbal suplemen, multivitamin, dan minuman vitamin C. Pada kuartal III saja, perseroan mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 41% dan laba bersih yang tumbuh sebesar 60% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu,” ucapnya.

Leonard optimistis permintaan produk-produk kesehatan konsumen bakal terus bertumbuh ke depannya, seiring dengan berlanjutnya peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

“Kami melihat outlook produk jamu, vitamin, dan suplemen masih terus melanjutkan pertumbuhan yang didorong dari permintaan konsumen. Konsumsi suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh sudah menjadi kebiasaan baru, karena masyarakat sudah lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN