Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek Adhi Karya. Foto: Joanito

Salah satu proyek Adhi Karya. Foto: Joanito

Hingga Kuartal III-2021, Laba Bersih Adhi Terus Meningkat 

Senin, 1 November 2021 | 13:21 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatatkan laba bersih pada kuartal III-2021 sebesar Rp 17 miliar, meningkat 0,90% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 15 miliar. Kenaikan ini sekaligus meneruskan tren peningkatan laba perseroan, setelah mencetak laba bersih sebesar Rp 6,7 miliar pada kuartal I-2021 dan Rp 8,2 miliar pada semester I-2021.

Berdasarkan laporan keuangan interim konsolidasian per 30 September 2021 yang dirilis di Bursa Efek Indonesia pada Minggu (31/10), tren positif Adhi juga diperlihatkan dari jumlah aset pada kuartal III-2021 yang meningkat 1,05% menjadi Rp 40 triliun dibandingkan posisi aset pada kuartal IV-2020 sebesar Rp 38 triliun.

Begitu juga dengan jumlah liabilitas pada kuartal III-2021 yang melompat 1,09% menjadi Rp 35 triliun dari pada posisi tahun sebelumnya Rp 32 triliun. Diikuti dengan peningkatan jumlah ekuitas perseroan yang naik tipis menjadi Rp 5,59 triliun dari posisi kuartal IV-2020 sebesar Rp 5,57 triliun.

Sedangkan pendapatan usaha perseroan pada kuartal III-2021 menggenggam sebesar Rp 7,35 triliun alias menyusut 0,13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,45 triliun. Penurunan pendapatan pada kuartal III-2021 ini tercermin dari torehan segmen jasa konstruksi sebesar Rp 5,82 triliun, menurun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,34 trilun.

Bukan hanya itu, penurunan pendapatan juga disumbang dari lini bisnis Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) yang hanya membukukan Rp 226 miliar, turun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 372 miliar. Termasuk bisnis properti atau real estate yang pada kuartal III-2020 ini merosot menjadi Rp 523 miliar dari posisi kuartal III-2020 sebesar Rp 1,10 triliun.

Sementara di sektor usaha investasi infrastruktur mengalami peningkatan. Terbukti, lini bisnis tersebut berhasil menyumbang cukup lumayan terhadap pendapatan perseroan pada kuartal III-2021 ini. Segmen ini tumbuh 1,22% menjadi Rp 779 miliar dari posisi sebelumnya Rp 635 miliar.

Hingga September 2021, Adhi tercatat telah merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar Rp 11,3 triliun. Jumlah tersebut naik sebesar 82,3% dibanding perolehan kontrak baru pada kuartal III-2020 sebesar Rp 6,2 triliun.

Nilai kontrak tersebut merupakan gabungan dari seluruh kontrak yang ada dari berbagai lini bisnis yang dimiliki perseroan. Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada kuartal III-2021 mencakup lini bisnis konstruksi sebesar 91%, properti sebesar 8%, dan sisanya berasal dari lini bisnis yang lain. 

Sebagai salah satu BUMN Karya, Adhi juga tengah terlibat dalam pengerjaan proyek Bendungan Leuwikeris senilai Rp 2,8 triliun yang ditargetkan impounding pada 2023 mendatang. Di proyek tersebut, perusahaan pelat merah tersebut menggarap paket II dengan progres 100% dan paket V dengan progres terkini mencapai 98%. 

Belum lama ini, perseroan melalui anak usahanya PT Adhi Jalintim Riau (AJR) juga telah mengantongi pembiayaan akhir atau financial close sebesar Rp 420 miliar dari pengadaan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Syariah (KPBU Syariah) untuk Kegiatan Preservasi Jalan Lintas Timur–Jalintim (Jalintim) Sumatera di Provinsi Riau.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN