Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

Rilis IPOT EZ, Indo Premier Incar Investor Pemula

Rabu, 17 November 2021 | 13:24 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Incar investor pemula, PT Indo Premier Sekuritas meluncurkan aplikasi transaksi jual beli saham IPOT EZ yang diklaim memiliki fitur-fitur yang simpel, mudah dipahami dan dioperasikan untuk investor pemula (newbie). Dengan aplikasi yang baru ini, diharapkan jumlah pengguna IPOT tahun depan bisa tumbuh dua kali lipat menjadi 1,4 juta pengguna.

“IPOT sudah lebih dari 700.000 pengguna, dengan IPOT EZ kita ingin melayani segmen market yang sekarang ini cukup aktif dan semangatnya lagi tinggi-tingginya di pasar saham, dan mereka sudah biasa dengan digital sehingga fitur yang ada harus kami perbaharui supaya makin mendekatkan dengan segmen pasar itu. Kalau untuk 12 bulan ke depan jumlah nasabah diharapkan tumbuh dua kali lipat,” kata Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The dalam peluncuran IPOT EZ secara daring di Jakarta, Rabu (17/11).

Ia mengklaim IPOT EZ dengan tampilan yang lebih fresh dan eye-catching adalah aplikasi tepat untuk membantu investor mendapatkan cuan di pasar saham, karena aplikasi ini mudah dinavigasi, ramah pengguna (user friendly) dan memiliki fitur khusus yang membantu investor mengambil peluang cuan dari pasar saham.

IPOT EZ, jelasnya hadir dengan tiga keunggulannya. Pertama, semudah belanja online, bahkan di luar jam bursa selama 24 jam penuh, investor bisa melakukan analisis dan mulai memasang order jual atau beli sahamnya yang tentunya baru akan dijalankan di jam bursa.

Kedua, bebas atur menu, tampilan visual IPOT EZ yang fresh dengan User Interface (UI) yang mudah dipahami dengan bentuk, warna, dan tulisan yang menarik menjadi jembatan emas bagi pemula untuk memulai investasi sahamnya. Ketiga, komplit, kehadiran IPOT EZ melengkapi kehadiran IPOT dengan fitur-fiturnya yang komprehensif dan bisa menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk belajar investasi saham dengan cara yang paling mudah.

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

"Fitur-fitur transaksi yang ada di IPOT EZ mulai dari stock list, order status, price alert hingga trending stocks yang membuat investor tidak akan kehilangan momen untuk trading bisa ditambahkan sendiri sesuai dengan kebutuhan investor dengan mudah," tandasnya.

Tak hanya untuk transaksi saham, Moleonoto The menambahkan, dalam IPOT EZ ini investor juga bisa melakukan transaksi saham dan ETF.

"Kita optimis IPOT EZ ini akan memikat calon investor dan memanjakan investor newbie yang berpandangan kalau investasi saham itu sulit dilakukan. User Interface (UI) yang menarik dan tidak kaku akan membuat investor pemula makin nyaman dalam investasinya hanya dalam sekali swipe," ungkapnya.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi

Sementara itu Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, di era digitalisasi saat ini segala sesuatu bisa dilakukan dalam genggaman handphone dan mobile gadget lainnya, termasuk dalam kegiatan belajar investasi di pasar modal. Data BEI menunjukkan selama pandemi kebutuhan akan teknologi amatlah tinggi, sehingga pelayanan berbasis sektor ini mutlak diperlukan. „Kemajuan dan kemudahan untuk transaksi online ini membawa hasil yang baik dalam pasar modal,“ ungkapnya.

Adapun, hingga akhir Oktober 2021, investor pasar modal telah mencapai 6,7 juta investor, atau tumbuh 7,5 kali lipat sejak tahun 2016. Di antara investor pasar modal itu, terdapat investor saham yang juga mengalami peningkatan pesat sebanyak 1,4 juta investor menjadi 3 juta investor atau tumbuh 5,7 kali lipat sejak 2016. Inarno mengatakan, peningkatan ini turut diikuti dengan jumlah investor yang aktif bertransaksi. Pada periode yang sama terdapat peningkatan 111 ribu menjadi 200.000 investor aktif setiap hari. Di mana, investor ritel merajai transaksi bursa di 2021 dengan porsi transaksi mencapai 57%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN