Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapal bersandar di IPCC.

Kapal bersandar di IPCC.

IPCC Beri Sinyal Bagi Dividen Tahun Ini

Senin, 22 November 2021 | 09:22 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memberikan sinyal untuk membagikan dividen pada tahun ini. Sementara itu, hingga kuartal III-2021, perseroan telah mengantongi laba sekitar Rp 16,60 miliar.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Rio Theodore Natalianto Lasse mengungkapkan bahwa dewan komisioner telan meminta para direksi untuk mengusulkan pembagian dividen.

"Ini sinyal positif, tapi sudah pasti. Karena (pembagian dividen), itu yang diharapkan investor. Karena, itu juga lebih kebutuhan kami untuk memberikan, atau mengembalikan apa yang menjadi harapan para pemegang saham," ucap Rio dalam media gathering di Bali, baru-baru ini.

Rencana perseroan membagikan dividen juga dipertegas oleh Direktur Keuangan dan SDM Indonesia Kendaraan Terminal Feri Irawan. Kata dia, untuk 2021 ini, IPCC diproyeksikan memperoleh keuntungan, sehingga akan membagikan dividen.

"Kita usulkan bagi dividen. Kebetulan, ada arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Insyallah kita bagi. Semakin besar laba, kita semakin besar dividennya," ucap Feri.

Ditambah lagi, lanjut dia, negara juga membutuhkan peran BUMN. IPCC sebagai bagian dari BUMN diminta untuk memberi dukungan kepada negara melalui dividen.

"Pelindo diminta bayar dividen berarti dari anak-anak usahanya. Kita BUMN nggak mungkin nggak bagi dividen. Kalau kita bagi dividen kepada investor, artinya kita bagi ke negara juga. Apalagi, duitnya banyak, apa alasannya nggak bagi," tuturnya.

Berdasarkan performa keuangan perseroan hingga kuartal III-2021, IPCC mencatatkan pendapatan operasi sebesar Rp 347,77 miliar, tumbuh sekitar 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 249,23 miliar. Pendapatan  didongkrak oleh peningkatan industri otomotif dan permintaan alat berat.

Dua faktor pendorong tersebut telah berdampak positif bagi layanan bongkar muat perseroan. Feri menyatakan, IPCC saat ini berada pada posisi cashflow dan likuiditas yang lebih baik dibandingkan pada 2018 dan 2019.

Terbukti, selama sembilan bulan pertama tahun ini, layanan bongkar muat completely built up (CBU) yang dilayani IPCC meningkat sebesar 35,05% menjadi 378 ribu unit, alat berat juga naik 65% menjadi 10 unit, dan GC naik 80,34% menjadi 72.000 M³. Sedangkan kontribusi truk dan bus menurun pada periode tersebut.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN