Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bukalapak (BUKA) listing di BEI, Jumat (6/8/2021). Foto: bukalapak

Bukalapak (BUKA) listing di BEI, Jumat (6/8/2021). Foto: bukalapak

Dilepas Investor Asing, Harga Saham Bukalapak Tiba-Tiba Auto Reject Bawah

Kamis, 25 November 2021 | 13:56 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) bergerak anjlok hingga auto reject bawah (ARB) setelah turun Rp 45 (6,77%) menjadi Rp 620 pada perdagangan saham pertengahan sesi II Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Penurunan dalam tersebut juga diikuti aksi lepas saham BUKA hingga Rp 144 miliar.

Pelemahan tersebut mengakibatkan harga saham BUKA mencapai level terendah baru sepanjang mencatatkan saham di BEI, yaitu pada Rp 620. Sedangkan harga tertinggi saham ini sejak listing berada di level Rp 1.325. Sedangkan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI justru naik hingga 35 poin.

Perseroan telah meraih pinjaman Rp 2 triliun dari PT Bank DBS Indonesia. Fasilitas pinjaman yang diteken 12 November 2021 tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan. Fasilitas ini bagian dari uncommitted revolving short term loan senilai Rp 2 triliun dan berjangka waktu satu tahun hingga jatuh tempo pada 12 November 2022. Fasilitas pinjaman itu akan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu tiga bulan.

Fasilitas perbankan ini dibuat tanpa pemberian jaminan atau agunan secara khusus, tanpa mengurangi hak kreditur untuk meminta diadakannya jaminan dalam hal dipandang perlu. Fasilitas pinjaman tersebut memiliki bunga 4,5% per tahun atau tingkat suku bunga lainnya yang disetujui oleh para pihak sebelum penarikan dengan jangka waktu maksimal tiga bulan dan wajib dibayarkan pada akhir bulan yang bersangkutan.

“Perolehan perjanjian fasilitas perbankan ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan selain dari penggunaan ekuitas yang diperoleh perseroan melalui penawaran umum perdana saham,” tulis Sekretaris Perusahaan Bukalapak.com Perdana A. Saputro dalam keterangan resminya yang dikutip Selasa (16/11).

Bukalapak juga telah mendapatkan kepercayaan dari sektor perbankan dalam upaya memperkuat posisi keuangan. Adapun latar belakang perseroan memperoleh fasilitas perbankan ini untuk bridging facility untuk aktivitas pengembangan usaha perseroan.

Baru-baru ini juga Bukalapak telah meluncurkan BukuMitra atau aplikasi dari fitur SaaS (Software as a Service) yang selama ini menjadi bagian dari aplikasi Mitra Bukalapak. BukuMitra memberikan kesempatan bagi seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai industri dan tipe bisnis, termasuk warung, kios pulsa, kedai makanan, jasa laundry, social commerce, untuk memiliki sistem pembukuan dan pencatatan hutang yang aman, mudah, dan efisien.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN