Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas berjaga di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Petugas berjaga di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Fokus Pasar: Teknologi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 08:41 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

 

JAKARTA, investor.id — Akselerasi pertumbuhan dari teknologi dinilai dapat mempercepat proses pemulihan bagi industri. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan mencapai 4,7% hingga 5,5%, dari 3,2% hingga 4,0% pada tahun 2021.

 

Pilarmas Sekuritas dalam riset nya, Jumat (26/11), pertumbuhan tersebut didorong oleh berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor yang tetap kuat, serta meningkatnya permintaan domestik dari kenaikan konsumsi dan investasi.

 

Bank Indonesia memperkirakan transaksi e-commerce pada tahun 2022 mencapai Rp 530 triliun. Perkembangan ekonomi dinilai akan ditopang oleh keuangan digital yang saat ini semakin meningkat. Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi tahun 2021 yang mencapai Rp 403 triliun.

 

Bank Indonesia juga memproyeksikan transaksi uang elektronik akan mencapai Rp 337 triliun naik dari proyeksi tahun 2021 yang mencapai Rp 289 triliun. Transaksi perbankan digital tahun depan diprediksi meningkat cukup signifikan hingga sekitar 20% seiring perkembangan teknologi yang pesat di Tanah Air.

 

Selanjutnya, transaksi digital banking akan mencapai Rp 40.000 triliun rupiah pada 2021 dan meningkat menjadi Rp 48.000 triliun rupiah pada 2022. Hal tersebut didukung oleh akselerasi pemangunan infrastruktur keuangan yaitu QRIS, SNAP dan BI-FAST yang akan diperluas untuk semua bank dalam melayani transaksi nasabah.

 

Selain itu, rencana penerbitan rupiah digital juga saat ini sedang dipersiapkan oleh bank sentral guna mendukung alat pembayaran yang sah. Bank Indonesia menargetkan perluasan akseptasi QRIS menjadi 15 juta pengguna pada 2022.

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN