Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi Dompet Digital Dana. (Foto: Beritasatu Photo)

Aplikasi Dompet Digital Dana. (Foto: Beritasatu Photo)

Emtek Buka Peluang Grup Sinarmas Akuisisi DANA

Jumat, 26 November 2021 | 22:12 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek menyatakan, pihaknya selalu terbuka terhadap potensi kerja sama dengan mitra strategis, termasuk Grup Sinarmas, yang dapat mendukung pengembangan usaha perseroan di bidang media, teknologi, dan digital. Pernyataan itu merespons kabar bahwa Grup Sinarmas akan mengakuisisi DANA, layanan keuangan digital milik Emtek.

“Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi kepada BEI, OJK, dan publik sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas Sekretaris Perusahaan Emtek Titi Maria Rusli dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11).

Sebelumnya, Dealsteet Asia melaporkan bahwa Grup Sinarmas tengah berdiskusi dengan Emtek terkait rencana akuisisi DANA. DANA yang didirikan pada 2017 merupakan salah satu pemain utama di pasar dompet digital Indonesia. Berdasarkan survei Neurosensum pada November 2020-Januari 2021, penetrasi DANA sebesar 54% atau tertinggi ketiga, setelah OVO (62%) dan ShopeePay (68%).

Emtek tercatat memiliki 49% saham PT Elang Andalan Nusantara (EAN), yang sepenuhnya memiliki PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA). Selain Emtek, Ant Financial melalui API Investment Ltd memegang 45% saham EAN. Apabila akuisisi itu terjadi, Grup Sinarmas disebut-sebut bakal bermitra dengan Ant Financial untuk pengembangan usaha DANA. Selain DANA, Ant Financial juga memiliki 13,05% saham Bukalapak.

Sementara itu, baru-baru ini, Emtek melalui PT Elang Media Visitama mengakuisisi 93% saham PT Bank Fama International. Akuisisi ini bagian dari investasi strategis untuk menunjang pendapatan perseroan ke depan.

Manajemen mengungkapkan, pengambilalihan Bank Fama sejalan dengan rencana jangka panjang Elang Visitama untuk mengembangkan usaha di Indonesia. Hal ini termasuk dalam mendukung peningkatan literasi keuangan dan akses perbankan pada sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Adapun bagi Bank Fama, akuisisi ini bisa mendukung pemenuhan modal inti perusahaan. Pada akhir 2020, total ekuitas Bank Fama mencapai Rp 1 triliun. Selain itu, Bank Fama bisa memanfaatkan kekuatan finansial, jaringan global, serta produk dan keahlian sektoral Elang Visitama untuk bertumbuh.

Dalam mendanai akuisisi ini, Elang Visitama akan menggunakan dana internal dari penambahan modal yang dilakukan Emtek. Adapun Emtek sebelumnya sudah menyetorkan tambahan modal kepada Elang Visitama pada 23 September 2021.

Elang Visitama juga berencana untuk mempertahankan tim manajemen saat ini. Elang Visitama juga akan mendukung pengembangan karyawan untuk membangun keahlian dan kemampuan sehingga bisa mendukung kegiatan usaha Bank Fama.

Sesuai jadwal, Bank Fama dan Elang Visitama akan melakukan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait akuisisi pada 6 Desember 2021. Lalu, permohonan izin kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan dilakukan pada 8 Desember 2021 dan persetujuan dari OJK diharapkan bisa diperoleh pada 22 Desember 2021. Akuisisi ini diharapkan rampung pada 28 Desember melalui penerimaan akta pengambilalihan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Adapun Bank Fama adalah bank yang berkantor pusat di Bandung dengan status sebagai bank swasta non-devisa. Bank Fama memiliki satu kantor cabang di Jakarta dengan enam kantor cabang pembantu di Bandung dan Jakarta. Kegiatan usaha Bank Fama berfokus pada segmen UMKM untuk pelaku usaha di Jawa Barat dan sekitarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN