Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Turun 2,36% Sepekan Terakhir, Analis: IHSG Cenderung Sideways Pekan Depan

Sabtu, 27 November 2021 | 06:49 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pergerakan pasar saham pada sepekan terakhir, 22-26 November tampak diwarnai oleh aksi profit taking. Kondisi ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus turun hingga sebesar 2,36% menjadi 6.561,553. Pada pekan sebelumnya, IHSG bertengger pada level 6.720,263.

Berdasarkan laporan BEI, nilai kapitalisasi pasar juga tergerus sepekan terakhir sebesar 1,48% menjadi Rp8.123,099 triliun dari Rp8.245,536 triliun pada penutupan pekan lalu.  

Penurunan juga tampak pada rata-rata volume transaksi harian Bursa yang mengalami penurunan sebesar 6,99% menjadi 24,227 miliar saham dari 26,047 miliar saham pada penutupan pekan lalu.  

Dari semua indikator perdagangan, peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa yang mencapai 9,16% menjadi Rp14,471 triliun dari Rp13,257 triliun pada pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan meningkat sebesar 0,06% menjadi 1.368.518 transaksi dari 1.367.702 transaksi selama sepekan yang lalu.

Adapun aktivitas investor asing, BEI menyampaikan, pada perdagangan Jumat kemarin, (27/11/2021), tercatat melakukan nilai jual bersih sebesar Rp145,74 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp38,69 triliun.

Mencermati kondisi pasar tersebut, Hans Kwee, Analis PT. Ekuator Swarna Investama memperkirakan, pada pekan depan pasar masih akan cenderung datar (sideways) cenderung melemah.

Kondisi ini dilatari oleh kekhawatiran mulai meningkatnya kasus positif jelang momen perayaan Natal dan Tahun baru. Disamping itu sentimen positif yang berpotensi mengangkat pasar juga minim. “Saya pikir tidak akan ada lagi kejutan di pasar hingga akhir tahun, indeks akan bergerak sideways, namun kita tetap berharap bisa mencapai level 6.700 - 6.705 di akhir tahun,” ujar Hans kepada majalah Investor.  

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN