Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Satyamitra Kemas Lestari. Foto: IST

PT Satyamitra Kemas Lestari. Foto: IST

Carton Box Dorong Laba Satyamitra Kemas Naik 268,3%

Minggu, 28 November 2021 | 09:11 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) pada periode sembilan bulan tahun 2021 membukukan laba bersih sebesar Rp 72,1 miliar, naik 268,3% year on year (YoY), dari Rp 19,6 miliar di tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan 22% YoY mencapai Rp 1,53 triliun dan juga penurunan beban keuangan menjadi Rp 43,9 miliar dari Rp 51,5 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Satyamitra Kemas Lestari Ang Kinardo menuturkan, kontribusi penjualan emiten yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat tersebut berasal dari segmen Carton Box yang mencapai Rp 872,6 miliar, Offset Printing Rp 355 miliar, Pre-print Rp 232,8 miliar, dan Rigid Box senilai Rp 73,9 miliar.

“Kontribusi penjualan terbesar SMKL berasal dari segmen Carton Box yang naik 23,1% YoY dan Offset Printing yang meningkat 22,3% YoY jika dibandingkan dengan

periode yang sama pada tahun lalu,” sebutnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (28/11).

Guna mendorong kenaikan penjualan ke depannya, perseroan akan membangun pabrik baru di Jawa Tengah agar lebih dekat dengan pelanggan dan dapat mendistribusikan dengan lebih cepat ke pelanggan. Berdasarkan arsip Investor Daily, perseroan berencana membangun pabrik produksi terbaru dengan kapasitas sebesar 150.000 ton per tahun, di atas lahan seluas 8-15 hektare yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.

Untuk memuluskan rencana ini, Satyamitra Kemas Lestari akan mengeluarkan dana investasi dari belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak Rp 1 triliun. Rencana pembangunan sebelumnya ditargetkan mulai pada tahun ini. Namun, adanya pandemi membuat perseroan memundurkan jadwal pembangunan hingga tahun 2022 mendatang. Pabrik ini diharapkan dapat beroperasi secara bertahap pada tahun 2023.

Adapun, hingga akhir tahun 2021 nanti, Satyamitra Kemas Lestari optimistis mencatatkan penjualan hingga Rp 2,1 triliun. Perseroan yakin, pulihnya perekonomian dan juga industri dapat menjadi motor untuk pertumbuhan penjualan serta laba bersih.

“Sebab itu, perseroan optimistis dapat membukukan penjualan pada akhir tahun 2021 nanti, pada kisaran Rp 2-2,1 triliun. Laba bersih yang diperoleh juga diproyeksikan berkisar Rp 80-90 miliar, naik signifikan dari Rp 40 miliar di tahun 2020 lalu,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN