Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Contoh produk Inocycle

Contoh produk Inocycle

Ditopang Meningkatnya Permintaan, Laba Bersih INOV Melesat 253,6%

Selasa, 30 November 2021 | 10:35 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 25,7 miliar atau meningkat 253,6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ditopang, oleh meningkatnya volume permintaan terhadap produk perseroan yang menyebabkan penjualan September 2021 naik sebesar 22,8% atau tercatat Rp 464,6 Miliar.

Direktur Inocycle Technology Group Victor Choi mengatakan, meski selama kuartal ketiga  sempat terjadi lockdown karena adanya varian baru virus Covid-19, namun perseroan mampu mempertahankan kinerja yang baik dan positif.

“Kami melihat industri daur ulang saat ini sudah mulai pulih, karena adanya peningkatan permintaan terutama untuk produk fiber dan non-woven kami. Diharapkan kondisi ini bertahan hingga akhir tahun dan seterusnya, sehingga kami dapat menutup tahun ini dengan kinerja yang lebih baik,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/11).

PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) melaui anak usahanya PT Plasticpay Teknologi Daurulang raih pendanaan dari Hyundai
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) melaui anak usahanya PT Plasticpay Teknologi Daurulang raih pendanaan dari Hyundai

Secara rinci, hingga September 2021, penjualan INOV didominasi oleh penjualan serat (fiber) sebesar Rp 319,5 miliar atau meningkat 19,5% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kemudian penjualan bukan tenunan (non-woven) tercatat sebesar Rp 100,7 miliar atau naik 48,3% yoy, sedangkan penjualan produk rumah tangga (homeware) tercatat sebesar Rp 43,4 miliar atau mengalami kenaikan 6,0% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020.

Lebih lanjut Victor menjelaskan, bahwa peningkatan laba bersih INOV selain didorong oleh peningkatan penjualan, juga didukung oleh keberhasilan perseroan dalam menekan biaya produksi sehingga mampu meningkatkan gross margin sebesar 21,5% di Kuartal III-2021 ini. Selain itu, INOV juga berhasil menekan beban dari selisih kurs secara signifikan sehingga dapat mendorong laba usaha yang positif.

Di samping terus menggenjot kinerja, INOV juga tetap memperhatikan efek lingkungan dengan menerapkan bisnis keberlanjutan melalui penerapan ekonomi sirkular dan ESG (Environmental, Social and Governance). Bersama anak usaha PT Plastic Pay Teknologi Daur Ulang (Plasticpay), INOV terus berupaya menciptakan ekosistem 3600 dengan menciptakan produk-produk dari hasil daur ulang sampah botol plastik sehingga memberikan nilai ekonomis yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Pabrik pencucian sampah Inocycle
Pabrik pencucian sampah Inocycle

Selain itu, dari sisi ESG, INOV juga telah memperoleh sertifikasi keberlanjutan tahun kedua dari Planet Mark UK. Perseroan mengutip data yang dikeluarkan oleh Planet Mark, selama tahun 2020 INOV telah berhasil mengurangi total jejak karbon sebesar 2,8% yaitu dari 20.275,7 tCO2e menjadi 19.699,6 tCO2e (tonnes of carbon dioxide equivalent).

“Sebagai perusahaan yang concern terhadap lingkungan, kami sangat memperhatikan efek keberlanjutan, di mana dalam laporan ESG kami yang terakhir kami telah berhasil meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan SDG’s (Sustainable Development Goals), yaitu saat ini kami sudah berkontribusi dalam 9 SDGs dari 18 target SDGs yang ada,” kata Victor.

Untuk diketahui, Plasticpay terus memperbanyak pemasangan mesin penukaran sampah botol plastik menjadi poin secara otomatis atau Reverse Vending Machine (RVM) di tempat-tempat umum seperti mall dan minimarket.

Hingga saat ini, terdapat 7 unit RVM yang sudah dipasang oleh Plasticpay yang merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Grand Indonesia Mall, Danone-Aqua, Alfamart dan juga Sahabat Sirkulasi Semesta.

Tercatat per November 2021, Plasticpay berhasil mengumpulkan lebih dari 19 ton sampah botol plastik melalui ratusan dropbox yang dipasang diberbagai titik di Jabodetabek.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN