Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor Daily

Investor Daily

Net Sell Rp 782,68 Miliar, Asing Lepas Saham BMRI, ASII, dan SMGR

Selasa, 30 November 2021 | 15:25 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham di pasar reguler senilai Rp 782,68 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/11), ditutup melemah anjlok 74,36 poin (1,13%) menjadi 6.533,93.

Net buy terbanyak yang dilakukan investor asing melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 251,01 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 176,83 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 127,42, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 90,90, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 90,03 miliar.

Sedangkan lima saham dengan pembelian bersih (net buy) saham oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Net Syariah Tbk (BANK) Rp 157,01 miliar, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) Rp 98,05 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 93,97 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 89,93 miliar, dan PT BFI Finance Tbk (BFIN) Rp 70,54 miliar.

Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor industri turun 2,22%, sektor tenologi melemah 1,91%, sektor consumer non cyclicals 1,33%, sektor consumer cyclicals 1,10%, infrastruktur 1,15%, dan material dasar 1,02%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor transportasi dan logistik 3,31%, sektor energi 1,08%, dan sektor kesehatan 0,25%.

Meski IHSG terjerembab, ketiga saham ini masih berhasil mencetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) dengan kenaikan Rp 58 (24,79%) menjadi Rp 292, PT Argha Karya Prima Industrty Tbk (AKPI) naik Rp 170 (24,64%) menjadi Rp 860, dan PT Centuty Textile Industry Tbk (CNTX) menguat Rp 64 (24,43%) menjadi Rp 326.

Sedangkan penurunan terdalam melanda saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP), PT Equity Development Investment Tbk (GSMF), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN