Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Lagi, Bumi Resources Raih A+ Laporan Keberlanjutan Terbaik

Jumat, 3 Desember 2021 | 00:54 WIB
Ely Rahmawati

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali meraih penghargaan A+ Perusahaan Terbaik dalam pelaporan keberlanjutan atau pelaporan Tata Kelola, Lingkungan dan Sosial (Environmental, Social and Government - ESG) tahun 2020 dari Foundation for International Human Rights Reporting Standard (FIHRRST) dan United Nations Development Programme (UNDP) di Hotel Gran Mahakam, Jakarta (30/11) dan melalui aplikasi online. Pencapaian ini merupakan yang kedua kalinya secara berturut-turut diperoleh Bumi Resources.

Penilaian dilakukan oleh Lembaga Business and Human Rights Asia, dan Bursa Efek Indonesia terhadap 121 perusahaan terbuka di Indonesia meliputi penilaian kesesuaian atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Selain itu, menilai kesesuaian laporan keberlanjutan dengan standar internasional, yakni Global Reporting Initiative (GRI).

Presiden Direktur Bumi Resources Adika Nuraga Bakrie menyampaikan bahwa pihaknya sejak 2016 telah menyusun laporan keberlanjutan dengan mengadopsi standar dunia, GRI. Laporan ini dibuat didasari oleh kesadaran manajemen tentang pentingnya arti transparansi dan pengungkapan informasi ESG yang seimbang.

“Dalam Laporan Keberlanjutan, Bumi Resources juga menyelaraskan target-target perseroan dengan 17 program target-target pembangunan berkelanjutan (SDGs), terus menjaga kinerja usaha, dan tumbuh berkelanjutan di tengah tantangan berat akibat pandemi Covid-19 serta memaparkan inovasi-inovasi yang dilakukan Bumi Resources dan unit usaha dalam kegiatan keberlanjutan perseroan,” kata Adika, dalam siaran persnya, Kamis (2/12).

Sementara itu, hingga kuartal III-2021, Bumi Resources mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 63,7 juta. Nilai ini berbanding terbalik dengan raihan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang merugi US$ 137,3 juta.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava menjelaskan, peningkatan laba bersih ini ditopang oleh pendapatan kotor yang meningkat 35% menjadi US$ 3,75 miliar hingga kuartal III-2021. Sementara hingga kuartal III-2020, Bumi mencatat pendapatan sebesar US$ 2,77 miliar. "Peningkatan pendapatan dipicu oleh tren peningkatan harga batu bara yang masih berlangsung," jelas Dileep dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Di tengah pendapatan yang meningkat, beban pokok penjualan perseroan masih terkendali di angka US$ 2,8 miliar. Meskipun saat ini, Bumi Resources harus menghadapi kondisi pandemi, cuaca buruk yang menantang, dan fluktuasi harga minyak. Margin usaha Bumi Resources juga meningkat tiga kali lipat menjadi 20%.

Adapun Bumi Resources berencana melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement. Perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia milik keluarga Bakrie tersebut siap menerbitkan sebanyak 103,06 miliar saham baru atau setara 138,76% dari modal disetor sebelum private placement. “Aksi korporasi itu bertujuan untuk memperbaiki posisi keuangan. Sebab perseroan memiliki modal kerja bersih negatif dan mempunyai liabilitas melebihi 80% dari aset perusahaan,” jelas manajemen.

Private placement dilakukan untuk memenuhi permintaan konversi obligasi wajib konversi (OWK). Perseroan telah menerima permintaan konversi OWK sebanyak 1,85 triliun unit OWK, yang sebagian besar terdiri atas jumlah pokok kewajiban dari permintaan konversi yang diajukan oleh Innovate Capital Pte Ltd sebagai pemegang OWK.

Sesuai rencana, Bumi Resources akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2021 untuk meminta persetujuan rencana private placement. Harga pelaksanaan belum ditetapkan. Adapun jumlah modal saham perseroan bakal meningkat menjadi sebanyak 177,34 miliar saham dari 74,27 miliar saham. Pemegang saham yang tidak ikut mengambil bagian dalam non-HMETD ini akan terdilusi sebesar 58,12%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN