Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indah Kiat Pulp & Paper. Sumber: facebook.com

Indah Kiat Pulp & Paper. Sumber: facebook.com

Target Kinerja Indah Kiat Di-upgrade

Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:01 WIB
Parluhurtan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) berhasil menunjukkan pertumbuhan yang melampaui ekspektasi. Pertumbuhan tersebut didukung oleh kenaikan rata-rata harga jual produk bubur kertas, seiring membaiknya perekonomian global.

Perseroan juga didukung sejumlah upaya efisiensi dengan penurunan beban pokok penjualan yang diharapkan berimbas terhadap peningkatan margin keuntungan perseroan. Hal ini mendorong Samuel Sekuritas untuk merevisi naik target kinerja keuangan emiten Grup Sinarmas tersebut.

Samuel Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan Indah Kiat tahun 2021-2022. Perkiraan laba bersih tahun ini direvisi naik dari US$ 404 juta menjadi US$ 461 juta dengan pendapatan dipertahankan sebesar US$ 3,21 miliar.

Analis Samuel Sekuritas Yosua Zisokhi mengungkapkan, Indah Kiat menunjukkan perbaikan performa hingga kuartal III- 2021, seiring dengan berjalannya efisiensi yang ditunjukkan dengan penurunan beban pokok penjualan. Penurunan yang disertai dengan kenaikan rata-rata harga jual bubur kertas (pulp) menjadikan tingkat keuntungan perseroan tahun ini berpotensi tumbuh signifikan.

Mengenai volume penjualan pulp perseroan, dia memperkirakan turun 3,4% tahun ini. Namun, penurunan tersebut dapat terapresiasi berkat proyeksi peningkatan rata-rata harga pulp sepanjang tahun ini menjadi US$ 553 per ton.

Hal ini mendorong Samuel Sekuritas untuk kembali merevisi naik target laba bersih Indah Kiat tahun 2022 dari US$ 382 juta menjadi US$ 384 juta.

Kinerja keuangan Indah Kiat
Kinerja keuangan Indah Kiat

Sedangkan proyeksi pendapatan dipertahankan sebesar US$ 3,16 miliar. Target tersebut mengasumsikan perkiraan penurunan volume penjualan pulp perseroan 1,8% dengan rata-rata harga jual naik menjadi US$ 559 per ton.

“Penurunan beban di tengah peningkatan harga jual mendorong kami untuk merevisi naik target kinerja keuangan Indah Kiat tahun ini. Kami juga mempertahankan rekomendasi beli saham INKP dengan target harga Rp 9.900,” tulis Yosua dalam risetnya.

Meski menunjukkan tren peningkatan kinerja keuangan, dia memperkirakan volume penjualan produk Indah Kiat turun pada 2021 dan 2022. Namun, berlanjutnya kenaikan harga jual dapat menjadi bantalan penurunan volume penjualan tersebut, sehingga kinerja keuangan tetap melanjutkan pertumbuhan hingga tahun depan.

Sementara itu, Indah Kiat menerbitkan obligasi dan sukuk mudharabah. Masa penawaran obligasi dan sukuk mudharabah perseroan berlangsung sejak 30 November 2021 hingga 2 Desember 2021.

Indah Kiat merilis obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2021 senilai Rp 2,02 triliun. Perseroan  juga menerbitkan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II tahun 2021 sebesar Rp 738,81 miliar.

Harga saham INKP dalam satu dekade terakhir
Harga saham INKP dalam satu dekade terakhir

Perseroan akan menggunakan 60% dana hasil emisi surat utang untuk membayar utang. Sisanya 40% bakal dimanfaatkan untuk modal kerja, seperti pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan, serta biaya overhead.

Adapun total emisi obligasi berkelanjutan II perseroan hingga Rp 7 triliun. Sedangkan sukuk mudharabah berkelanjutan I hingga Rp 3 triliun. Obligasi diterbitkan dalam beberapa seri, yaitu seri A sebesar Rp 796,81 miliar dengan tingkat bunga tetap 6% per tahun. Obligasi seri B senilai Rp 876,81 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,75% per tahun, dan seri C senilai Rp 338,33 miliar dengan tingkat bunga tetap 9,25% per tahun.

Sedangkan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahun 2021 juga diiterbitkan dalam tiga seri. Seri A bernilai Rp 187,19 miliar dengan imbal hasil ekuivalen 6% per tahun, seri B bernilai Rp 304,52 miliar dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 8,75% per tahun, seri C bernilai Rp 247,09 miliar dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 9,25% per tahun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN