Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA). Foto: Perseroan.

PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA). Foto: Perseroan.

Adaro Borong Saham Cita Mineral Rp 358,7 Miliar

Kamis, 16 Des 2021 | 23:06 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya, PT Alam Tri Abadi (ATA), membeli sebanyak 145,6 juta (3,7%) saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA). Nilai transaksi mencapai Rp 358,76 miliar.

“Transaksi pembelian saham Cita Mineral Investindo terjadi pada 14 Desember 2021. Transaksi dilakukan oleh ATA, perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki secara langsung oleh Adaro Energy,” ungkap Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto dalam keterangan tertulis, Kamis (16/12).

Mahardika menegaskan, perseroan memilih berinvestasi pada saham Cita Mineral karena bisnis metallurgical grade bauxite dan smelter grade alumina merupakan bisnis yang menjanjikan dalam jangka panjang, seiring perbaikan perekonomian global dan peningkatan harga komoditas.

“Investasi keuangan pada instrumen saham yang dilakukan perseroan ini adalah kegiatan investasi keuangan biasa yang kerap dilakukan dalam treasury management,” jelas dia.

Advertisement

Saat ini, Adaro Energy memiliki posisi keuangan dan tingkat likuiditas yang cukup baik, sehingga perseroan memiliki fleksibilitas untuk melakukan investasi keuangan yang terukur pada instrumen yang memiliki tingkat profil risiko lebih tinggi. Investasi keuangan ini diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik dibandingkan investasi keuangan yang konservatif.

Sebelumnya, anak usaha Adaro Energy, yaitu PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR), mengumumkan rencana penambahan modal melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Dari IPO tersebut, Adaro Minerals menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 756,07 miliar.

Berdasarkan prospektus, Adaro Minerals siap melepas 6,04 miliar saham atau sekitar 15% ke publik. Harga IPO berkisar Rp 100-125 per saham. PT Ciptadana Sekuritas Asia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran awal berlangsung sejak 9 Desember hingga 16 Desember 2021. Pernyataan efektif diharapkan terbit pada 22 Desember 2021. Masa penawaran umum pada 24-28 Desember 2021 dan pencatatan saham di BEI pada 30 Desember 2021.

Adaro Minerals akan menggunakan sekitar 60% dana hasil IPO untuk keperluan pemberian pinjaman kepada anak usahanya, yaitu PT Maruwai Coal (MC), untuk perbaikan dan peningkatan kapasitas infrastruktur pertambangan batu bara serta infrastruktur pendukung. Hal itu seiring dengan meningkatnya produksi batu bara dan biaya eksplorasi untuk pengembangan teknik penambangan di Lampunut untuk periode 2022 hingga 2023.

Sisanya akan digunakan untuk membayar kembali sebagian pokok pinjaman kepada Adaro Energy. Hingga Agustus 2021, jumlah utang Adaro Minerals kepada Adaro Energy mencapai US$ 186,9 juta. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada 16 Agustus 2026.

Adapun Adaro Minerals adalah anak usaha dari Adaro Energy dengan kepemilikan saham 81,76%. Selain Adaro Energy, pemilik saham lainnya adalah PT Adaro Mining Technologies dan PT Alam Tri Abadi dengan kepemilikan masing-masing 10,54% dan 7,7%.

Adaro Minerals berdiri pada 2007 dengan nama PT Jasapower Indonesia. Pada 2021, perseroan melalui PT Alam Tri Daya Indonesia merampungkan akuisisi 99% kepemilikan PT Lahai Coal, Maruwai Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Kalteng Coal dan PT Juloi Coal dan berubah nama menjadi Adaro Minerals. Kegiatan utama Adaro Minerals adalah pertambangan batu bara metalurgi.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com