Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pintu tol Jasa Marga

Pintu tol Jasa Marga

Ini Alasan Jasa Marga (JSMR) Divestasi 9% Saham Pengelola Tol Pandaan-Malang

Kamis, 30 Desember 2021 | 15:42 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melakukan divestasi atas kepemilikan 9% saham di PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), anak usaha yang mengelola Jalan Tol Pandaan-Malang. Divestasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan portofolio bisnis perusahaan.

Secara resmi, divestasi 9% dari total kepemilikan 60% saham Jasa Marga di PT JPM dilakukan melalui penandatanganan akta jual beli saham atau sales purchase agreement (SPA) dengan PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra). Setelah penandatanganan SPA, komposisi pemegang saham JPM menjadi, sebesar 51% dimiliki Jasa Marga dan 49% lainnya dimiliki Astra Infra. Di kesempatan yang sama, Astra Infra juga mengakuisisi 35% kepemilikan PT PP Tbk (PTPP) dan 5% kepemilikan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) di JPM.

Baca juga: RUPSLB Jasa Marga (JSMR) Tunjuk Ade Wahyu Gantikan Donny Arsal

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan ucapan terima kasih kepada PTPP dan SMI atas kemitraan yang telah terjalin dengan baik selama ini dalam pengusahaan Jalan Tol Pandaan-Malang yang dimulai sejak tahun 2016.

"Saya juga menyampaikan selamat bergabung kepada Astra Infra yang selanjutnya akan menjadi mitra JSMR dalam pengusahaan Jalan Tol Pandaan-Malang. Selama ini Astra Infra telah menjadi mitra strategis Jasa Marga pada beberapa pengusahaan jalan tol lainnya. Saya yakin Jasa Marga dan Astra Infra memiliki kesamaan visi dalam mewujudkan penyelenggaraan jalan tol yang profesional, efisien, dan berkesinambungan, serta mengutamakan pelayanan terbaik kepada para pengguna jalan," ujar Subakti dalam keterangan resmi, Kamis (30/12).

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo yang turut hadir dalam acara penandatanganan divestasi mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memperoleh efisiensi dari keberadaan infrastruktur. Karenanya, kerja sama antara BUMN dan pihak swasta merupakan hal yang penting sebagai kontribusi untuk kemajuan bangsa Indonesia.

“Kami melihat kerja sama antara BUMN dan pihak swasta di berbagai bidang infrastruktur ke depan sangat terbuka karena masifnya pengembangan infrastuktur ke depan. Oleh karena itu kami sangat menunggu kemitraan dan kolaborasi berikutnya untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan juga untuk membangun infrastuktur demi kemajuan bangsa Indonesia,” ungkap Kartika.

Baca juga: Laba Bersih Jasa Marga Melonjak 374%

Adapun JPM merupakan Badan Usaha Jalan Tol pengelola Jalan Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,5 Km yang beroperasi penuh sejak tahun 2020 dengan hak konsesi selama 35 tahun (2017-2052).

Jalan tol ini telah beroperasi seluruhnya sehingga berkontribusi meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Timur, terutama akses ke daerah wisata, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di antaranya, turut mendukung konektivitas akses, khususnya bagi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari dan Bandara Abdul Rachman Saleh di Kota Malang, hingga meningkatkan perekonomian di wilayah Jawa Timur pada sektor pariwisata, seperti Kawasan Wisata dan Taman Safari Prigen, Kebun Teh Wonosari, Candi Singosari, dan Kawasan Wisata Batu.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com